Liputankepri.com,Karimun –Pemerintah Kabupaten Karimun menerima kunjungan Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura Rabu (5/4/017) pagi sekitar pukul 10.00 WIB di rumah dinas Bupati Karimun.
I Gede Ngurah Swajaya Dubes RI untuk Singapura bersama staf KBRI dalam kunjungannya ke Karimun dalam rangka persiapan yang dilakukan Pemkab Karimun dalam menangkap peluang investasi asing yang menjadikan Singapura sebagai basis untuk kawasan Asean dan Asia.
“Ada 3 poin potensi itu, diantaranya shipyar dan pariwisata mungkin juga perikanan.Promosi potensi ini adalah lanjutan lebih spesifik lagi,pengusaha Singapura masih ingin masuk ke Indonesia dan ini harus dapat kita manfaatkan,”terang I Gede Ngurah Swajaya
Selain itu kata Duta Besar ini, Karimun dapat menangkap peluang investasi asing yang menjadikan Singapura sebagai basis untuk kawasan Asean dan Asia.”Investasi Singapura di Indonesia pada tahun lalu meningkat 55%. Meningkatkan investasi perlu adanya sinergi Pemerintah Kabupaten, Kota dan Provinsi serta Pemerintah Pusat,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Bupati Karimun H Aunur Rafiq mengatakan Dubes berencana akan membangun infrasturktur pendukung di Kabupaten Karimun. Infrastruktur dimaksud adalah pembangunan dan peningakatan pelabuhan/dermaga Malarko (lanjutan) sebesar Rp 250 miliar, pelabuhan Tanjung Tiram (Green Port) Rp 127 Miliar, peningakatan kapasitas pelabuhan parit Rempak Rp 30 miliar,”ujar Rafiq.
Kemudian lanjut Rafiq,pembangunan dan pengembangan bandara Sei Bati sebesar Rp 260.690.330.000, kemudian peningkatan dan pembangunan jalan (row 50) kawasan industri Karimun sebesar Rp 348.183.999.999, serta peningkatan jalan nasional menelan biaya sebesar Rp 12.228.000.000,ditambah lagi dengan pembangunan tahap awal jalan dan jembatan konektivitas antar pulau sebesar Rp 200 Miliar serta pembangunan rumah pekerja Rp 378 Miliar,”papar Rafiq
“Kita harapkan kedepanya investasi di Kabupaten Karimun khususnya di kawasan FTZ terus meningkat baik modal asing maupun modal dalam negeri dan peluang investasi asing sangat baik untuk kemajuan Kabupaten Karimun di masa yang akan datang,”harap Rafiq.








