Ahad Matahari Tepat Berada di Atas Ka’bah, Waktu Terbaik Betulkan Arah Kiblat

- Jurnalis

Sabtu, 15 Juli 2017 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com – LUSA, Ahad (16/7/2017), jadi waktu yang cukup istimewa bagi umat muslim seluruh dunia, termasuk Indonesia. Sebab, akan ada sebuah fenomena alam yang berkaitan dengan kegiatan ibadah wajib yang setiap hari dilakukan.

Fenomena itu dikenal dengan istilah A’dham, atau Rashdul Qiblah, yang merupakan peristiwa singgahnya matahari dua kali dalam setahun tepat di atas Kakbah. Posisi matahari tersebut sangat penting diketahui oleh para umat muslim seluruh dunia.

Saat-saat keberadaan matahari yang tepat berada di atas Kakbah, dapat dijadikan moment terbaik bagi umat Islam untuk memperbaiki arah kiblat. Pasalnya, posisi lintang Kakbah yang lebih kecil dari nilai deklinasi (sudut) maksimum matahari menyebabkan matahari dapat melewati Kakbah sehingga hasilnya lebih akurat dibandingkan dengan menggunakan GPS, atau kompas.

Selama ini, sebagian umat Islam Indonesia hanya mengetahui kiblat mengarah ke barat, hal tersebut tidak selalu benar. Untuk itulah, fenomena Rashdul Qiblah sangat penting.

“Berdasarkan data astronomi, Ahad 16 Juli 2017, pukul 16.27 WIB atau 17.27 WITA, matahari akan melintas tepat di atas Ka’bah, sehingga bayang-bayang suatu benda yang berdiri tegak lurus dimana saja akan mengarah lurus ke Ka’bah,” Kata Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama, Muhammad Thambrin, dalam rilis yang Okezone terima, Jumat (14/7/2017).

Pada peristiwa Rashdul Qiblah bulan ini yang jatuh pada 16 Juli 2017 mendatang, waktu yang tepat tersebut berada pada pukul 16.27 WIB atau 17.27 WITA.

Pentingnya ketepatan arah kiblat merupakan salah satu syarat sahnya salat wajib. Jika salat yang didirikan menghadap arah yang salah, maka bisa dikatakan salat tersebut tidak sah, karena tidak menghadap kiblat.

Bayang-bayang benda yang digunakan untuk memverifikasi arah kiblat sebenarnya bisa apa saja, namun agar lebih pasti dan menghindari kesalahan arah kiblat, ada baiknya umat Islam menggunakan benda yang dianjurkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan menurut rilis dari Kementerian Agama Republik Indonesia, antara lain sebagai berikut:

1. Pastikan benda yang menjadi patokan harus benar-benar berdiri tegak lurus atau pergunakan lot atau bandul;

2. Permukaan dasar harus betul-betul datar dan rata;

3. Jam pengukuran harus disesuaikan dengan BMKG, RRI atau Telkom.

(fid)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demi Jaga Kamtibmas Tim Raga Polres Kep.Meranti Rutin Laksanakan Patroli KRYD
Kolaborasi Kemanusiaan TNI AL dan PT TIMAH Tbk untuk Pemulihan Pascabencana di Sumatera dan Aceh
Gelar Rangkaian Giat Sosial, Kapolda Kepri Hadiri Syukuran HUT Ke-75 Polairud
Kapolsek Tambang Dinginkan Aksi Spontan Wali Murid Demontrasi di SD N 02 Desa Tarai Bangun
Patroli Tengah Malam, Kapolsek Tualang Pimpin Pengecekan Pos Ronda Demi Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif
Pemkab Kepulauan Meranti Luncurkan Buku Muatan Lokal Budaya Melayu Riau untuk SD dan SMP
340 Siswa MAN Insan Cendikia Antusias Ikuti Program Police Goes To School
Bendahara Dana BOS yang Berstatus ASN Terima Honor Sebesar Rp230 Juta

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:24 WIB

Demi Jaga Kamtibmas Tim Raga Polres Kep.Meranti Rutin Laksanakan Patroli KRYD

Sabtu, 10 Januari 2026 - 19:31 WIB

Kolaborasi Kemanusiaan TNI AL dan PT TIMAH Tbk untuk Pemulihan Pascabencana di Sumatera dan Aceh

Selasa, 2 Desember 2025 - 08:04 WIB

Gelar Rangkaian Giat Sosial, Kapolda Kepri Hadiri Syukuran HUT Ke-75 Polairud

Rabu, 12 November 2025 - 19:42 WIB

Kapolsek Tambang Dinginkan Aksi Spontan Wali Murid Demontrasi di SD N 02 Desa Tarai Bangun

Minggu, 5 Oktober 2025 - 10:05 WIB

Patroli Tengah Malam, Kapolsek Tualang Pimpin Pengecekan Pos Ronda Demi Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif

Berita Terbaru