Asisten III Sekdakab. Meranti Hadiri Konfercab I PMII Kabupaten Meranti, Harapkan Mahasiswa Mampu Berkontribusi Bangun Meranti

- Jurnalis

Jumat, 10 Juli 2020 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meranti, | Asisten III Sekdakab. Meranti H. Rosdaner SPd M.Si, buka sekaligus mengikuti kegiatan Konferensi I Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, dalam kegiatan tersebut Asisten III Sekda berharap mahasiswa dapat menjadi mitra Pemda yang mampu memberikan kontribusi dalam membanhun Meranti, bertempat di Aula Kantor Bupati Meranti, Jumat (10/7/2020).

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kasat Lantas AKP. Deswandi, Mantan Ketua PMII Meranti Hanafi, Ketua KNPI Meranti Rudi Tanjung, Perwakilan IPNU, HMI dan lainnya.

Seperti disampaikan Mantan Ketua PMII Meranti Hanafi, sebagai mahasiswa harus eksis memberikan kontribusi bagi kemajuan pembangunan Meranti. Caranya dengan tetap bersifat kritis mengawal semua dinamika khususnya kebijakan pemerintah demi kepentingan rakyat.

Namun sifat kritis hendaklah dijalankan secara beretika dan konstruktif artinya tidak hanya bisa mengkritisi tapi harus disertai dengan solusi yang mampu memberikan semangat positif bagi kemajuan Meranti.

“Mahasiswa harus terus bergerak mengawal semua dinamika secara kritis namun mengkritisi hendaklah disampaikan secara konstruktif,” ujarnya.

Terakhir ia berharap kader PMII dapat menjadi pemuda-pemudi yang memiliki semangat juang tinggi yang kedepan dalat menggantikan estafet kepemimpinan di Kep. Meranti yang dicintai.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua KNPI Meranti Rudi Tanjung, menurutnya pelatihan Kader Dasar dan Konfercab PMII ini hendaknya dapat menjadi momentum dalam mencetak Kader yang kritis yang nantinya mampu mewarnai pergerakan pemuda dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Para kader PMII harus bisa menjadi mitra pemerintah yang kritis namun tetap disampaikan dengan cara elegan dan beradap.

“PMII harus dapat menjadi mita pemerintah yang kritis tidak lembek, namun tetap disampaikan dengan cara cara yang beradap dalam mengawal kebijakan pemerintah demi kepentingan rakyat,” ucapnya.

Salah satu bertepatan dengan moment Pilkada serentak di Kabupaten Kepulauan Meranti, Rudi berharap kepada pengurus PMII dapat menjadi penengah mengawal Pilkada yang bersih dengan tidak ikut-ikutan mendukung salah satu calon.

Menyikapi kegiatan ini, disambut baik oleh Asisten III Sekdakab. Meranti, menurutnya kegiatan ini sangat cukup strategis dalam membentuk karakter generasi muda Meranti sesuai dengan tema acara yang kuat, kritis dan berjiwa militan.

Selanjutnya Asisten III menjelaskan organisasi hendaknya dibentuk dengan hati suci dan niat yang baik agar mampu bertahan dan berjalan sesuai dengan apa yang inhin dicapai. Pemuda generasi penerus Meranti yang tergabung dalam organisasi harus mengesampingkan ego sektoral agar mampu mencapai semua target yang telah direncanakan.

“Yang penting adalah semangat persatuan dan silahturahmi untuk menghindari terjadi konflik, banyak silahturahmi banyak pengalaman,” jelasnya.

Sebagai mitra pemerintah yang kritis harus memiliki alasan yang kuat dalam menyampaikan aspirasi. 

“Silahkan kritis tapi memiliki alasan yang kuat dan terpenting dapat memberikan solusi sehingga semua masalah dapat diselesaikan,” paparnya.

Pemerintah Daerah menyadari lahirnya reformasi tidak terlepas dari peran mahasiswa namun dalam menyampaikan aspirasi tetap menjaga etika yang sifatnya membangun.

Mahasiswa juga harus dapat menjadi pencerah ditengah masyarakat misal memberikan pengertian kepada masyarakat penerima manfaat bantuan Covid-19. Dimana masyarakat yang berhak menerima adalah masyarakat miskin yang terdampak Covid-19 bukan untuk masyarakat yang mampu.

Sebagai garda terdepan dalam membangun Meranti mahasiswa hendaknya dapat menjadi mitra Pemda dalam membangun daerah khususnya menekan angka kemiskinan di Meranti dengan melakukan berbagai inovasi.

“Semoga dapat membantu pembangunan Meranti jadi lebih baik lagi kedepan,” pungkas H. Rosdaner. (Adv)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta
Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan
LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat
Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah
Jadi Ajang Pungutan ‘Fee’ Proyek Swakelola Sumur JIAT Tahap II di Meranti Terancam Gagal Serah Terima
Jelang Idul Fitri 2026, Pejabat Pemkab Meranti Terancam Dapat Sangsi Tegas Jika Gunakan Kendaraan Dinas Untuk Mudik
Pemkab Kepulauan Meranti dan Kanwil DitjenPAS Riau Teken MoU, Perkuat Pembinaan Warga Binaan Menuju Kemandirian
Subuh On The Road Pamapta Sampaikan Aduan Masyarakat lewat 110 Polres Meranti

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:46 WIB

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Selasa, 7 April 2026 - 10:58 WIB

Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan

Minggu, 5 April 2026 - 19:26 WIB

LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:07 WIB

Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:18 WIB

Jadi Ajang Pungutan ‘Fee’ Proyek Swakelola Sumur JIAT Tahap II di Meranti Terancam Gagal Serah Terima

Berita Terbaru