banner 200x200

Home / Batam / Featured

Sabtu, 25 Juni 2016 - 13:15 WIB

Belum Ada Izin Berhenti Lama di Jembatan Barelang

“Jembatan masih dilakukan kajian. Tapi yang jelas sudah ada papan larangan untuk berhenti di jembatan dari Kementerian PU Perumahan Rakyat..

Liputankepri.com,Batam – Badan Pengusahaan Kawasan Bebas Pelabuhan Bebas Batam belum mengizinkan masyarakat berhenti lama di atas Jembatan Tengku Fisabilillah atau yang lebih dikenal dengan Jembatan I Barelang, setelah beberapa kabelnya dinyatakan rusak.

“Jembatan masih dilakukan kajian. Tapi yang jelas sudah ada papan larangan untuk berhenti di jembatan dari Kementerian PU Perumahan Rakyat,” kata Direktur Humas dan Promosi BP Kawasan Batam Purnomo Andiantono di Batam, Kepulauan Riau, Sabtu.

Setiap tahun biasanya ratusan warga Batam bersama wisatawan domestik merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan berpiknik dan berfoto-foto di atas Jembatan I Barelang.

Namun karena jembatan rancangan Presiden BJ Habibie itu masih dalam perbaikan setelah sejumlah kabel rusak, maka BP meminta warga untuk tidak berlama-lama berhenti di atas jembatan.

“Jembatan buat lewat mobil, bukan buat foto-foto,” kata Purnomo Andiantono.

Berdasarkan kajian awal, sebanyak sembilan kabel di atas jembatan arah Pulau Tonton dan dua kabel arah Pulau Batam dalam kondisi rusak.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemkot Batam Ardiwinata mengimbau masyarakat untuk lebih memanfaatkan Pantai Dendang Melayu sebagai lokasi foto dalam wisata Jembatan Barelang, dari pada berlama-lama berhenti di atas jembatan.

“Agar masyarakat lebih memanfaatkan Pantai Dendang Melayu sebagai lokasi berfoto dan berwisata, untuk mengurangi beban jembatan, supaya jembatan tidak rusak,” kata dia.

Jembatan Barelang menjadi ikon kota dan destinasi pariwisata favorit pelancong dalam dan luar negeri.

“Saat pemerintah merencanakan membangun Pantai Dendang Melayu, sudah dipikirkan sudut mana yang secara untuk dapat menangkap gambar jembatan. Karenanya berwisata di Pantai Dendang Melayu tidak akan mengurangi keasyikan dibanding berada di atas jembatan, justru lebih bagus,” katanya.

Pemkot juga meminta agen pariwisata untuk memasukan jadwal wisata ke Pantai Dendang Melayu, ketimbang hanya parkir bus di atas jembatan.

Selain dapat menambah beban jembatan, wisatawan juga dikhawatirkan merusak jembatan yang dirancang menyerupai jembatan di San Frasisco itu. (Ant)

Share :

Baca Juga

Featured

Antusias Warga Sambut Kedatangan Tim WASEV TMMD Ke -101 di Kundur

Featured

Breaking News Video :Diduga Tidak Miliki Izin IMB,Bangunan Kontrakan WNA Asal Singapore Dihentikan Warga Perum Melia Indah Karimun

Batam

Geliat Pembangunan Kota Batam, Rudi: Untuk Kesejahteraan Masyarakat Kepri

Batam

BP Batam Pastikan Kegiatan Ekonomi Berjalan Lancar

Featured

Rosberg Kuasai Kualifikasi, Rio Haryanto Start Posisi Ke-17

Featured

Soal Kerusakan Jembatan Dua Barelang,Nilai Kerugian Sebesar Rp10 Miliar

Featured

Kapolsek Tambang Berikan Santunan Kepada Anak Yatim Dalam Acara Wirid Gabungan

Featured

Deklarasi DPW IWO Kepri,Antisipasi Berita Hoax