banner 200x200

Home / Featured / Kepri

Rabu, 28 Desember 2016 - 19:29 WIB

BNN Kepri Tangani 61 Kasus Narkoba Sepanjang Tahun 2016

Liputankepri.com,Batam  – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri selama 2016 menangani sebanyak 61 laporan kasus narkotika baik sabu, ekstasi, maupun ganja yang terjadi pada wilayah tersebut.

“Hingga akhir tahun ini sebanyak 61 LKN (laporan kasus narkotika) sudah kami tangani. Jumlah tersangka kasus tersebut sebanyak 80 orang,” kata Kabid Berantas BNN Kepri, AKBP Bubung Pramiadi di Batam, Selasa.

Ia mengatakan, dalam setiap kasus yang ditangani oleh petugas BNN Provinsi Kepri rata-rata jumlah tersangkanya antara satu sampai dua orang.

“Rata-rata barang bukti narkoba yang diamankan di Kepri berasal dari Malaysia. Panti rehabiltasi BNN Kepri juga sudah merehabilitasi banyak pecandu narkoba,” kata dia.

Untuk 2016, kasus yang menonjol antaralain pengungkapan barang bukti sekitar lima kilogram di Belakang Padang Kota Batam dan jaringan internasional dengan barang bukti sekitar empat kilogram sabu yang pengungkapan awal dilakukan di Sekupang, Batam.

Baca Juga :  Kejuaraan Piala Gubernur U20 Zona Karimun, Para Wasit dan Pelatihan Telah Dibekali Sertifikasi

“Kepri ini sebagai daerah transit. Rata-rata sabu dari Malaysia yang masuk ke Kepri khususnya Batam dikirim lagi ke sejumlah daerah seperti Surabaya, Jakarta, Bali, Makassar dan kota lainnya,” kata Bubung.

Dalam sejumlah kasus, BNN Kepri juga menelusuri dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari hasil penjualan narkoba selama mereka beroperasi.

Baca Juga :  Bupati Karimun Distribusikan 33 Ribu Paket Bahan Pokok

“Dari tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan oleh tersangka, kami berhasil menyita aset mewah yakni tiga unit mobil, tiga unit motor mewah dan satu motor milik pelaku,” jelasnya.

Untuk yang masuk melalui pelabuhan resmi sepeerti Pelabuhan Internasional Batam Centre jumlahnya relatif kecil jika dibandingkan dengan jalur tidak resmi yang jumlahnya besar.

“Dari aspek geografis, Kepri memiliki kerentanan karena wilayahnya yang terdiri dari pulau-pulau dan berbatasan dengan Singapura dan Malaysia. Namun secara tidak langsung Kepri berhasil menjalankan UU Narkotika secara efektif,” kata Bubung.(Ant/lk)

Share :

Baca Juga

Batam

Kapal Patroli Bea Cukai Tabrakan dengan Speedboat milik pengusaha Batam

Featured

Upaya Tingkatkan Pemasaran Produk UMKM, Pemko Batam Gelar Pelatihan Packaging

Berita

Oknum KPPS akan Dilaporkan PWI dan AJOI ke Polres Lingga

Featured

Suzuki Luncurkan Motor Baru untuk Iannone dan Rins

Anambas

Bupati Anambas Hadiri Hari Lanjut Usia Nasional Tahun 2019

Featured

Dua Oknum Polisi Diduga Melakukan Pemerasan di Tangsel

Batam

Hamili Anak Dibawah Umur, Pemuda Tanggung Ini Diringkus Polisi

Ekonomi

Dukung Program Karimun Bersih, PT Timah Serahkan Bantuan Truk Pengangkut Sampah
%d blogger menyukai ini: