class="wp-singular post-template-default single single-post postid-33956 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Anambas / Berita / Kepri / Nasional / Peristiwa

Selasa, 20 Oktober 2020 - 19:02 WIB

Dua Kapal Pencuri Ikan Berbendera Vietnam Kembali Ditangkap Perairan Natuna

Batam – Badan Keamanan Laut (Bakamla) kembali menangkap dua kapal pencuri ikan ilegal berbendera Vietnam di perairan Natuna pada Sabtu 17 Oktober 2020 sore.

Kabag Humas dan Protokol Bakamla Kolonel Wisnu Pramandita menjelaskan, awal penangkapan ini bermula ketika para penjaga laut NKRI di KN Pulau Nipah melihat kapal mencurigakan.

“Setelah didekati kemudian diketahui adalah kapal ikan Vietnam,” kata Wisnu dalam keterangan resminya, Minggu 18 Oktober 2020.

Baca Juga :  Bakamla RI Tangkap 3 Kapal Ikan Ilegal di Selat Malaka

Kemudian, Komandan KN Pulau Nipah Letkol Anto Hartanto segera memeriksa dan mengamankan kapal ilegal tersebut, termasuk menangkap ABK serta muatannya.

Dari pemeriksaan awal, kapal tersebut memuat ikan campur yang total muatannya belum diketahui. Kapal dengan nama lambung MV O 704 itu berisi 22 orang ABK yang semuanya berasal dari Vietnam.

Empat jam berselang, KN Pulau Nipah kembali meringkus kapal asing yang juga berasal dari Vietnam, dengan nomor lambung MVO 097, yang berisikan tiga ABK dengan muatan ikan.

Baca Juga :  Bakamla Kerahkan Dua Kapal Patroli di Perairan Laut Natuna Utara

“Saat ini, kedua kapal berada di Selat Lampa, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.**

(sbr)

Share :

Baca Juga

Berita

Denny Mulya Akbar: Bank Riaukepri Tutup Sementara

Criminal

KKP: Polda Kepri Tangani Kasus ABK Disiksa di Kapal Cina

Batam

Warga Batam Antusias Hadiri Malam Anugerah Batam Madani ke-194

Kepri

62 Calon Komisioner KI Kepri Lolos Seleksi Administrasi

Batam

Petugas Imigrasi Malaysia Menangkap WNI Dirumah Bordir

Berita

Prajurit Terima Sosialisasi Batas Negara di Wilayah Korem 091/ASN

Advertorial

Kepala BP Batam Tegaskan Anggaran BP Batam 2026 untuk Pembangunan Infrastruktur, Ekonomi dan Kesehatan

Batam

Amsakar Achmad: Kondisi Batam masih normatif
error: Content is protected !!