Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196

Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196
Petugas Imigrasi Malaysia Menangkap WNI Dirumah Bordir | Berita Terkini class="wp-singular post-template-default single single-post postid-23022 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Batam / Featured / Kepri

Sabtu, 23 Februari 2019 - 09:48 WIB

Petugas Imigrasi Malaysia Menangkap WNI Dirumah Bordir

Liputankepri.com,Malaysia – Petugas Departemen Imigrasi Malaysia menangkap 18 orang, termasuk di antaranya 15 perempuan warga negara asing, dalam penggerebekan di sebuah rumah bordil di Bandar Puteri Puchong.

Penggeledahan dilakukan pada pukul 19.00 malam waktu setempat, Kamis 21 Februari kemarin. Sebanyak 11 petugas menyerbu tempat-tempat prostitusi dengan pengamanan tinggi termasuk pintu-pintu yang dikendalikan dari jarak jauh, banyak kamera CCTV dan pintu-pintu tersembunyi di belakang cermin.

Direktur Jenderal Departemen Imigrasi Malaysia, Datuk Indera Khairul Dzaimee Daud mengatakan pintu antara lantai pertama dan kedua tersembunyi di balik cermin untuk membingungkan petugas penegak hukum.

“Mereka juga memiliki kamera pengintai di luar untuk memperingatkan jika ada masalah, dan mematikan semua lampu ketika petugas kami memasuki tempat itu,” kata Indera dalam sebuah pernyataan, seperti diberitakan The Star, Jumat 22 Februari 2019.

Dia menambahkan, rumah bordil itu populer di kalangan pelanggan yang sebagian besar berasal dari luar Malaysia, terutama dari Belgia, Iran, Jepang dan Korea Selatan.

“Investigasi kami menunjukkan bahwa mereka menggunakan WeChat sebagai mode komunikasi utama dengan pelanggan mereka,” kata dia.

Di antara 15 perempuan warga negara asing yang ditangkap antara lain berasal dari Indonesia dan Vietnam, tiga pria, termasuk dua pekerja Myanmar dan seorang pria lokal yang menjadi pengawasan bordil.

Indera mengatakan 11 pelanggan yang ditemukan di tempat itu diberikan surat pemberitahuan agar membuat pernyataan untuk membantu penyelidikan.***

Share :

Baca Juga

Featured

Pembalakan Liar di Karimun Anak

Berita

Plh Bupati Karimun Resmi Membuka Penyuluhan Hukum

Featured

Bupati Karimun Serahkan 213 SK CPNS Formasi 2018

Featured

Wisata Edukatif di Museum Timah Indonesia Pangkalpinang, Menyelami Warisan Tambang Indonesia

Karimun

Maraknya Kasus Bunuh Diri, Polres Karimun Kumpulkan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat

Featured

DPD Partai Masyumi Kota Dumai Berserta Jajaran Pengurus Lakukan Tabayyun Kekantor KPU Kota Dumai

Karimun

Ini Pesan ASPEMO Kepada Dewan Pers

Featured

Pejabat Tidak Boleh Intervensi PPDB
error: Content is protected !!