Gerindra: Pemerintah Adalah Pihak Yang Paling Bertanggung Jawab atas Tragedi KM.Sinar Bangun

- Jurnalis

Jumat, 22 Juni 2018 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Jakarta – Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade mengkritisi peristiwa tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di Perairan Danau Toba awal pekan ini.

Andre menilai Pemerintah adalah pihak yang paling bertanggung jawab atas tragedi tersebut.

“Ini menunjukan ada yang salah. Anda bayangkan ini kan tragedi nasional, musibah besar. Ada 100 lebih hilang, belum ketemu. Seharusnya langsung pemerintah bersikap tegas,” kata Andre saat dihubungi, Jumat (22/6/2018).

Andre mengatakan, Presiden seharusnya mengambil keputusan dengan cepat saat musibah tenggelamnya kapal motor Sinar Bangun.

“Kami terus terang kecewa begitu lamban respon istana baik dalam segi empati kepada masyarakat mengucapkan belasungkawa dan keprihatinan,” kata Andre.

 

“Kita sayangkan pak Jokowi terlalu sibuk menggendong cucu sehingga lama responnya kemarin,” lanjut dia.

Baca Juga :  Ungkap Sabu 1,6 Ton,Kapolri Beri Penghargaan Kepada Polisi dan Petugas Bea Cukai

Lebih lanjut, kata Andre, Presiden seharusnya memerintahkan kepala Basarnas dan menteri perhubungan untuk stand by di tempat sehingga sumber daya yang ada bisa dikerahkan untuk membantu korban ini.

 

Ia juga meminta pemerintah memberikan sanksi tegas terhadap pihak-pihak yang lalai sehingga menyebabkan kecelakaan kapal tersebut.

Baca Juga :  Harga Jual Beras di Batam Sangat Tinggi

Di sisi lain, Andre berharap pemerintah beserta pihak-pihak terkait untuk mengoptimalkan pencarian korban tenggelamnya Kapal Motor Sinar Bangun di Perairan Danau Toba.

“Harapan kami pemerintah mengeluarkan sumber data yang ada untuk proses evakuasi ini bisa semakin cepat,” kata dia.

“Alat-alat yang canggih sumber daya yang handal untuk membantu proses evakuasi ini,” sambung Andre.

Sebelumnya diberitakan, kapal penumpang KM Sinar Bangun tenggelam di kawasan perairan Danau Toba di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, dalam perjalanan dari Pelabuhan Simanindo, Kabupaten Samosir, menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, sekitar pukul 17.15 WIB.***

 

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Asmar Pimpin Rakor Lintas Instansi, Dorong Akses Langsung Meranti–Malaysia dari Rangsang
Sisi Gelap Hiburan Malam: Kejahatan di Balik Gemerlap Lampu
Apresiasi Prestasi Personel, Kapolres Karimun Tekankan Peningkatan Kinerja Pelayanan
Resmi Mengundurkan Diri, Perry Warjiyo Lepas Jabatan Gubernur Bank Indonesia
Insiden Maut, Seorang Pria Warga Teluk Air Tewas di Tangan Lettu CPM di THM Satria
MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Lagi Hangus
Hari Mangrove Sedunia, Yayasan Generasi Hijau Beri Penghargaan kepada Kapolda Riau
Resmi Dikukuhkan, Muzamil Baharudin Pimpin FKA Bengkalis se-Riau Kepri
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 13:20 WIB

Bupati Asmar Pimpin Rakor Lintas Instansi, Dorong Akses Langsung Meranti–Malaysia dari Rangsang

Senin, 27 Juli 2026 - 12:14 WIB

Sisi Gelap Hiburan Malam: Kejahatan di Balik Gemerlap Lampu

Senin, 27 Juli 2026 - 07:00 WIB

Resmi Mengundurkan Diri, Perry Warjiyo Lepas Jabatan Gubernur Bank Indonesia

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:43 WIB

Insiden Maut, Seorang Pria Warga Teluk Air Tewas di Tangan Lettu CPM di THM Satria

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:02 WIB

MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Lagi Hangus

Berita Terbaru

Advertorial

Sisi Gelap Hiburan Malam: Kejahatan di Balik Gemerlap Lampu

Senin, 27 Jul 2026 - 12:14 WIB