class="wp-singular post-template-default single single-post postid-266003 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Karimun / Law / Peristiwa

Selasa, 21 April 2026 - 21:03 WIB

Sopir Penabrak Satu Keluarga di Kawasan Tugu MTQ Coastal Area Terancam 12 Tahun Penjara

Oplus_131072

Oplus_131072

Karimun – Satlantas Polres Karimun resmi menetapkan pria berinisial MG (25) sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan maut yang menewaskan istri pengendara Honda PCX di Coastal Area, Karimun, Kepulauan Riau, pada Minggu (19/4/2026) pagi.

Tersangka MG (25), sopir mobil Avanza yang hilang kendali di kawasan Tugu MTQ hingga menghantam satu keluarga dijerat dengan Pasal 311 ayat 5 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun.

Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani, S.I.K., M.Si didampingi Kasat Lantas Iptu Akmal Hakim, S.H., M.M. dan Kasihumas AKP Jordan Manurung mengatakan, kecelakaan bermula saat satu unit mobil Toyota Avanza yang dikendarai pelaku MG (25) melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Hotel 21.

Baca Juga :  BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026, Penghargaan Atas Capaian Ekonomi Batam

Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi kehilangan kendali, membanting setir ke kiri dan menabrak sepeda motor Honda PCX yang ditumpangi empat orang, serta beberapa kendaraan lain yang sedang parkir, sebelum akhirnya mobil tersebut terjun ke laut.

Akibat kejadian tersebut, satu orang korban atas nama LIANA meninggal dunia, sementara pengendara sepeda motor mengalami luka berat di bagian kepala dan dua penumpang lainnya mengalami luka ringan.

Seluruh korban merupakan satu keluarga telah dibawa ke RSUD Muhammad Sani untuk mendapatkan penanganan medis. Pelaku terancam pidana penjara maksimal 12 tahun atau denda paling banyak Rp24.000.000.

Baca Juga :  Bupati Bengkalis Kasmarni Tinjau SPBU di Jalur Mudik Lintas Timur Bathin Solapan

“Sopir telah ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini sudah diamankan di Mapolres Karimun dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara dan denda paling banyak 24 juta,” ujar Kapolres dalam konferensi persnya, (Selasa, 21 April 2026).

Kapolres Karimun juga me­negaskan bahwa tindakan tegas terhadap pelanggaran lalu lintas yang membahayakan nyawa akan terus dilakukan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati di jalan, mematuhi aturan lalu lintas, dan tidak mengemudi dalam kondisi tidak layak,” terangnya.***

Share :

Baca Juga

Featured

Curi Ikan di Natuna,5 Kapal Asal Vietnam Ditangkap

Featured

Dua Unit Kapal Isap Timah Milik PT Karimun Mining Keruk Laut Kundur

Featured

Tak Ikut Apel,Aunur Rafiq Sentil ASN dan Honorer

Berita

Gubri dan Wagubri Safari Ramadan, UAS: Mari Jaga Semangat Ibadah di Bulan Ramadan

Batam

Halal Bihalal Usai Cuti Bersama, Rudi Pastikan Seluruh Layanan Pemko Batam Kembali Normal

Featured

WN Singapura Kabur Dari Sel Tahanan Imigrasi Karimun

Berita

Badan Usaha Pelabuhan BP Batam Catatkan Kinerja Positif dengan Pertumbuhan Volume Kontainer 8 Persen di 2024

Berita

Polda Riau Bongkar Sawmill Ilegal di Kampar, Ratusan Kayu Disita dan Satu Tersangka Diamankan
error: Content is protected !!