banner 200x200

Home / Featured / Kepri / Tanjungpinang

Senin, 24 Oktober 2016 - 23:22 WIB

Gubenur Kepri Haramkan Pungli

Nurdin Basirun. F. Istimewa

Nurdin Basirun. F. Istimewa

Liputankepri,Tanjung Pinang- Gubernur Kepulauan Riau menyatakan pemerintahan di wilayah yang dipimpinnya sejak beberapa bulan lalu itu mengharamkan praktik pungli.

“Praktik-praktik menyimpang seperti pungli diharamkan,” katanya seusai mengikuti rapat koordinasi seluruh gubernur di Indonesia, di Istana Negara, Jakarta, Kamis.

Gubernur Nurdin mengatakan Kepri sebagai salah satu wilayah tujuan investasi tidak boleh dikotori dengan praktik pungli.

Pengusaha sangat tidak nyaman dengan praktik pungutan tidak resmi itu.

“Pungli harus diberantas agar investasi meningkat,” ucapnya.

Menurut dia, pungli tidak dinilai dari nilai dari pungutan tidak resmi yang dilakukan oknum pemerintahan. Walau nilai pungli kecil, bisa menimbulkan ekonomi biaya tinggi.

Baca Juga :  Siapa Dalang Peredaran X-Tasi Di Batam

Pungli membuat masyarakat resah. Masyarakat sering kesulitan mengurus berbagai kebutuhan yang berhubungan dengan lembaga tertentu.

Permasalahan itu sudah lama terdengar, namun belum dapat diberantas secara maksimal lantaran sulit dibuktikan.

Pengawasan yang ketat dan tindakan yang tegas terhadap pelaku pungli saat ini didukung masyarakat.

“Karena itu, gubernur se-Indonesia mendukung kebijakan Presiden Jokowi dalam memberantas pungli,” tegasnya.

Nurdin mengatakan Presiden Jokowi mengajak para gubernur seluruh Indonesia untuk membicarakan itu langkah-langkah konkrit di daerah dalam rangka pemberantasan pungli.

Permasalahan pungli tidak hanya berhubungan dengan urusan KTP, sertifikat, perizinan, tidak hanya urusan yang ada di jalan raya dan pelabuhan, di kantor, instansi dan rumah sakit tidak hanya urusan yang berkaitan dengan di pelabuhan, di kantor, di instansi, bahkan di rumah sakit.

Baca Juga :  Masyarakat Pulau Labu Curhat kepada DPD BPAN Batam

“Hal-hal apapun yang berkaitan dengan pungutan yang tidak resmi harus kita bersama-sama untuk mulai kurangi dan mulai hilangkan,” tegas Nurdin meniru ucapan Presiden Jokowi.

Gubernur Nurdin pun dalam beberapa kesempatan sudah mengingatkan pegawai ikhwal masalah pungli ini. Baik saat apel maupun saat melakukan inspeksi mendadak.

Share :

Baca Juga

Featured

DPMPTSP Kabupaten Karimun Kembali Gelar Kegiatan Sosialisasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Melalui OSS-RBA

Berita

Sebanyak 33 Warga Terdampak Banjir Rob, Terima Bantuan Sembako Dari Walikota Tanjungpinang

Featured

Tanpa Izin,Tambang Pasir Darat Liar di Desa Gemuruh Meresahkan Warga

Batam

Polda Kepri Raih Penghargaan Supporting Sector Of Riau Island Tourism

Featured

Mudik Bareng Gratis 2018 Bersama Pelni

Batam

Kapal Muatan 700 Ton Semen Tenggelam di Perairan Batu Ampar Batam

Criminal

Gara-gara Sabu,Kapolres Tanjung Pinang Pecat Brigadir Lian

Featured

Operasi Patuh Siak 2017 Polres Meranti di Gelar
%d blogger menyukai ini: