banner 200x200

Home / Batam

Senin, 15 November 2021 - 08:23 WIB

Gubernur Kepri: Awal Tahun 2022 sektor pariwisata akan bisa dibuka kembali

Batam – Gubernur Kepri H Ansar Ahmad mengapresiasi terobosan yang dilakukan oleh para pelaku pariwisata di Nongsa, Batam, Kepri yang secara  jeli telah memanfaatkan berbagai kemudahan pelonggaran aturan  yang terus dibuka pemerintah saat ini.

“Karena hanya dengan kejelian para pelaku wisata, pariwisata Kepri bisa terus bangkit. Yang terpenting terus kreatif melakukan terobosan,” kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Ekowista Mangrove Pandang Tak Jemu Nongsa Batam, Ahad (14/11).

Menurut Gubernur, pariwisata berbasis keindahan laut saat ini makin menjadi tren. Dimana wisata pantai saat ini banyak menjadi pilihan berlibur bagi masyarakat.

Potensi seperti ini, katanya harus terus dikelola secara baik. Utamanya oleh para pengelola tempat pariwisata. Karena jika mampu dikemas dengan bagus, akan mengundang banyak masyarakat untuk datang berwisata.

“Sekarang ini, kita masih belum bisa berharap banyak dengan masuknya wisatawan asing. Apalagi bila melihat syarat dan aturan yang harus dipenuhi para wisatawan jika ingin berkunjung ke Indonesia. Mulai dari masih diberlakukannya syarat wajib seperti test RT PCR, karantina hotel yang waktunya cukup lama, aturan jaminan visa,  hingga keharusan mereka dalam kondisi layak untuk  berpergian,” kata Gubernur lagi.

Sejumlah aturan tersebut, lanjut Gubernur, dinilai  masih sangat memberatkan para wisatawan. Ditambah lagi dengan kebijakan dari negara asal, yang belum membolehkan warganya bepergian.

Meski begitu, gubernur menargetkan awal tahun depan (2022) sektor pariwisata akan bisa dibuka kembali. Dimana perlahan Pemprov Kepri akan mulai membuka lagi travel bubble dengan negara Singapura.

“Hal itu semua harus dibicarakan dengan  Pemerintah Pusat. Paling tidak saya akan secara ekstra meminta pusat segera membuka pariwisatanya dengan Kepri, ” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Kepri juga telah menyiapkan anggaran Rp 1,5 miliar untuk famtrip  menjual paket wisata Kepri dengan menggandeng para agen travel yang ada di Kepri.

Tidak itu saja, Pemprov juga telah menyediakan anggaran sebesar Rp500 juta untuk information tourism, agar banyaknya potensi wisata di Kepri, termasuk yang ada di Anambas dan Natuna juga siap didatangi wisatawan.

“Mudah- mudahan target kita, awal Februari 2022 nanti, famtrip segera bisa kita buka  dengan mengundang sebanyak mungkin wisatawan dari berbagai negara, untuk datang ke Kepri,” harapnya.

Gubernur Ansar juga berharap kondisi peak season akhir tahun nanti tidak menimbulkan peningkatan kasus pandemi yang akan makin membuat situasi dalam ketidakpastian lagi karena pandemi. Karena itu, Gubernur menghimbau untuk menjaga betul prokes.

Ketua DPP Astindo Pusat Pauline Suherno menyambut baik kegiatan ini sebagai angin segar bangkitnya kembali pariwisata. Karena itu, momen ini harus disambut para anggota tur dan travel dengan semangat kerja lebih keras lagi.

Seiring makin membaiknya kondisi saat ini, dimana pemerintah juga terus melonggarkan berbagai aturan, termasuk aturan  penerbangan. Dimana saat ini, pemerintah telah membolehkan anak dibawah umur 12 tahun melakukan perjalanan.

“Momen ini harus terus kita manfaatkan, dengan  menggandeng banyak pihak guna  menjual berbagai paket wisata. Termasuk kita juga membuat promosi secara masif yang isinya menginformasikan kesiapan wisata kita menerima tamu,” imbuh  Paulin Suherno.***

Share :

Baca Juga

Batam

Tarik Investasi Masuk, Kabiro HPP BP Batam: Sama-sama Kita Bersinergi

Batam

Kapal Muatan 700 Ton Semen Tenggelam di Perairan Batu Ampar Batam

Batam

Tuan Tanah Lapor ke Polda Kepri Terkait Tumpang Tindih Surat Tanah

Batam

Tim Saber Pungli Polresta Batam Pantau Penerimaan Peserta Didik Baru di Sekolah Unggulan

Batam

Tidak Miliki Izin,BPOM Kepri Sita 45 Produk PT ATN

Batam

Amsakar Paparkan Pembangunan di Batam

Batam

Mapala UT Batam Peringati HMPI dengan meyelenggarakan Fun Camp dan Tanam Ratusan Bibit Pohon

Batam

Angin Puting Beliung di Perbatasan Batam-Singapura