Kapal Asing Kembali Mencuri Ikan di Laut Natuna

- Jurnalis

Senin, 30 Desember 2019 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Natuna – Hanya berselang satu minggu setelah Susi Pudjiastuti tak lagi menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan, perairan Natuna langsung diserbu kapal-kapal ikan asing, terutama dari Vietnam dan China.

Rata-rata kapal ikan asing yang masuk ke Natuna berukuran di atas 30 Gross Ton (GT) dan menggunakan pukat harimau (trawl). Bahkan kapal coast guard China turut mengawal kapal-kapal ikan dari negaranya yang mencuri di perairan Indonesia.

Demikian diungkapkan Herman, Ketua Nelayan Lubuk Lumbang, Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna.

“Selang satu minggu sejak pergantian menteri (Susi Pudjiastuti diganti Edhy Prabowo), info dari anggota kami langsung banyak kapal asing. Sebulan kemudian makin ramai. Mereka (nelayan lokal) dikejar coast guard China,” ujar Herman seperti dilansir Kumparan, Minggu 29 Desember 2019.

Baca Juga :  Kapal Ikan Berbendera Vietnam Tenggelam di Laut Natuna

Tak hanya makin banyak, kapal ikan asing juga semakin berani. Menurut pengakuan dari para anggotanya, kapal-kapal asing pencuri ikan ini sudah berani mengusir kapal nelayan lokal.

“Kami sering diuber-uber kapal asing. Mereka nabrak-nabrak kapal kita. Di media sosial, di Natuna sudah heboh soal ini,” tuturnya.

Akibat maraknya kapal ikan asing, hasil tangkapan nelayan lokal jadi merosot. Stok ikan yang melonjak di era Susi Pudjiastuti, kini dijarah kapal asing. “Pendapatan kami di era Ibu Susi melimpah ruah, sekarang turun drastis,” ungkap Herman.

Baca Juga :  Kapal Ikan Berbendera Vietnam Tenggelam di Laut Natuna

Herman mengaku sudah melaporkan kejadian ini ke aparat keamanan. Tapi sejauh ini kapal ikan asing masih bebas berkeliaran mencuri di perairan Indonesia.

“Sudah dilaporkan ke perwira tinggi di Natuna, termasuk di Jakarta. Katanya sudah ada KRI yang patroli di Natuna. Tapi kok masih banyak kapal ikan asing bebas lewat di laut kita?” ujarnya heran.

Pihaknya pun mengaku rindu dengan ketegasan Susi Pudjiastuti dalam menjaga kekayaan laut Indonesia. Ketegasan itu yang belum tampak di era Menteri Kelautan dan Perikanan sekarang, yaitu Edhy Prabowo.

“Kami rindu Ibu Susi, kami rindu gebrakan-gebrakan beliau,” tutupnya.*

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Grand Final Turnamen E-Sports Mobile Legends Kapolres Karimun Cup 2026
Bupati Asmar Temui Bappenas RI, Perjuangkan Dukungan APBN 2027 untuk Infrastruktur dan Pembangunan Kepulauan Meranti
PT PLN Karimun Akui Pemasangan Kabel Internet Milik PT SOLNET Ilegal
Polres Karimun Gelar Apel Sabuk Kamtibmas
Resmi Masuk KBLI 2025, Influencer dan YouTuber yang Belum Punya NIB Siap-Siap Kena Sanksi OSS
Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursid SH Kembali Tinjau Tanaman Jagung Pipil di Desa Kayu Aro
Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru
Kapolsek Kampar Kiri Pimpin Panen Raya Jagung Pipil di Desa Gunung Mulya

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:24 WIB

Grand Final Turnamen E-Sports Mobile Legends Kapolres Karimun Cup 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 19:42 WIB

Bupati Asmar Temui Bappenas RI, Perjuangkan Dukungan APBN 2027 untuk Infrastruktur dan Pembangunan Kepulauan Meranti

Senin, 22 Juni 2026 - 15:51 WIB

PT PLN Karimun Akui Pemasangan Kabel Internet Milik PT SOLNET Ilegal

Senin, 22 Juni 2026 - 12:06 WIB

Polres Karimun Gelar Apel Sabuk Kamtibmas

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:26 WIB

Resmi Masuk KBLI 2025, Influencer dan YouTuber yang Belum Punya NIB Siap-Siap Kena Sanksi OSS

Berita Terbaru