Komisi IV DPRD Bengkalis Gali Masukan dari Dinas Kebudayaan Provinsi Riau

- Jurnalis

Sabtu, 17 Mei 2025 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, liputankepri.com – Komisi IV DPRD Kabupaten Bengkalis melakukan kunjungan kerja ke Dinas Kebudayaan Provinsi Riau pada Jumat (16/05/2025) guna menggali masukan dan penjelasan terkait sinkronisasi nilai-nilai adat Melayu dengan regulasi daerah. Pertemuan berlangsung di ruang rapat Dinas Kebudayaan Provinsi Riau.

Rombongan Komisi IV disambut oleh Kepala Bidang Bahasa dan Seni, Jahrana Harahap, Kepala Bidang Cagar Budaya, Zul Ihram, serta Tim Verifikasi Dana Hibah Dinas Kebudayaan Provinsi Riau dan jajaran lainnya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, H. Misno, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan memperoleh masukan dalam menyusun Peraturan Daerah (Perda) terkait adat Melayu di Kabupaten Bengkalis. Ia berharap penyusunan draft Perda tersebut tidak menyimpang dari aturan yang berlaku.

“Kami berharap pertemuan ini dapat membantu dalam menyusun isi Perda Adat Melayu Bengkalis agar tidak terjadi kesalahan dalam penyusunannya,” tegas Misno.

Ketua Komisi IV, Irmi Syakip Arsalan, menambahkan bahwa penyusunan Perda ini bertujuan memperkuat dan melestarikan budaya Melayu dengan dasar hukum yang jelas. Saat ini, Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Bengkalis masih mengacu pada Perda Nomor 39 Tahun 2001 yang dinilai perlu diperbarui agar sesuai dengan perkembangan zaman.

Baca Juga :  BP Batam Tandatangani Novasi Perjanjian Pengelolaan Terminal Peti Kemas Batu Ampar

“Ranperda yang sedang disusun oleh Tim Lembaga STAIN Bengkalis menjadi dorongan bagi kami untuk lebih teliti agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam melestarikan adat dan budaya Melayu,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya sinkronisasi antara Ranperda dan regulasi daerah lain agar tidak terjadi tumpang tindih dan benar-benar bermanfaat dalam pengembangan kebudayaan daerah.

Kabid Bahasa dan Seni, Jahrana Harahap, menjelaskan bahwa nilai-nilai budaya Melayu harus dilestarikan melalui program yang terintegrasi dengan peraturan adat. Setiap kabupaten diharapkan memiliki PPKD (Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah) untuk mendukung kemajuan budaya lokal. Ia menegaskan bahwa Dinas Kebudayaan tidak hanya berfungsi sebagai pengawas, tetapi juga menilai sinergi antara dinas terkait dan lembaga adat dalam menjalankan program budaya.

Sekretaris Komisi IV, Syahroni Untung, menggarisbawahi pentingnya kehati-hatian dalam menerapkan adat Melayu, mengingat keberagaman masyarakat di Bengkalis. Ia mengingatkan agar program yang dijalankan tidak bertentangan dengan budaya lain yang juga hidup di tanah Melayu.

Baca Juga :  Polri Tangkap Buronan Thailand Paling Dicari

Anggota Komisi IV, M. Isa dan Febriza Luwu, turut mempertanyakan efektivitas pelaksanaan nilai-nilai adat Melayu di masyarakat. Mereka menyoroti perlunya aturan yang mendorong pelestarian budaya, termasuk dalam hal penggunaan pakaian adat seperti busana Melayu dalam kegiatan resmi dan sehari-hari.

Menanggapi hal tersebut, Jahrana Harahap menjelaskan bahwa penggunaan busana Melayu telah diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 46. Pergub ini telah disosialisasikan ke setiap kabupaten, mencakup busana, tari, kuliner, dan elemen budaya lainnya.

“Masukan dari Komisi IV ini sangat berarti bagi kami. Kami berharap ke depan dapat terus berkonsultasi untuk bersama-sama mengembangkan budaya Melayu. Unsur-unsur budaya ini tidak lepas dari aspek ekonomi, termasuk pengetahuan tradisional seperti tanjak, baju, dan lainnya, yang dapat menjadi objek kemajuan budaya daerah,” tutup Jahrana.(Safrizal)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BP Batam Jawab Tuntutan Warga Sengkuang, Percepat Solusi Air Bersih
Bupati Kasmarni Tinjau PAUD di Bantan Timur, Tegaskan Komitmen Pendidikan dan Pemberdayaan Perempuan
Kunjungi BP Batam, Bupati Batu Bara Tertarik Replikasi Model Investasi dan Air Bersih Batam
Ipda.Vicky Satria Irawan, SH,MH, Rayakan Ulang Tahun ke-34 di Polsek Siantan
Batam Magnet Investasi Nasional: Investasi Riil Capai Rp69 Triliun
Penggerebekan di Hotel Bengkalis Bongkar Dugaan Pesta Narkoba, Oknum Polisi Ikut Diamankan
PT TIMAH Tbk Hadir di Tengah Umat, Bantu 52 Rumah Ibadah Sepanjang Tahun 2025
PT TIMAH Tbk Tanam Belasan Ribu Mangrove di Kundur dan Meranti untuk Jaga Ekosistem Pesisir
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:39 WIB

BP Batam Jawab Tuntutan Warga Sengkuang, Percepat Solusi Air Bersih

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:42 WIB

Bupati Kasmarni Tinjau PAUD di Bantan Timur, Tegaskan Komitmen Pendidikan dan Pemberdayaan Perempuan

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:09 WIB

Kunjungi BP Batam, Bupati Batu Bara Tertarik Replikasi Model Investasi dan Air Bersih Batam

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:54 WIB

Ipda.Vicky Satria Irawan, SH,MH, Rayakan Ulang Tahun ke-34 di Polsek Siantan

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:50 WIB

Penggerebekan di Hotel Bengkalis Bongkar Dugaan Pesta Narkoba, Oknum Polisi Ikut Diamankan

Berita Terbaru