Kontingen Beladiri HAPKIDO dari Yonmarhanlan IV Tanjungpinang Raih Medali Emas dan Perunggu

- Jurnalis

Rabu, 30 Agustus 2017 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Tanjungpinang –Dua orang prajurit bela diri HAPKIDO Kepri dari Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) IV Tanjungpinang Kepulauan Riau berhasil keluar sebagi juara umum,dan berhasil meraih medali emas serta perunggu pada kejuaraan Nasional HAPKIDO di Jogyakarta yang digelar pada tanggal 26-27 Agustus 2017.

Dua Prajurit dari Yonmarhanlan IV Tanjungpinang meraih medali emas serta perunggu pada kejuaraan Nasional HAPKIDO di Jogyakarta yang digelar pada tanggal 26-27 Agustus 2017.(F.Dispen Lantamal IV)

Kedatangan pahlawan kontingen beladiri HAPKIDO dari Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) IV Tanjungpinang disambut langsung oleh Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksma TNI R.Eko Suyatno,S.E,M.M yang juga sebagai Dewan penasehat HAPKIDO Cabang Tanjungpinang,Selasa (29/8/2017).

Menurut Danyonmarhanlan IV Letkol Marinir Didik melalui Kepala Dispen Lantamal IV Mayor Laut Drs. Josdy Damopolii mengatakan,Kontingen HAPKIDO Kepri di perkuat oleh dua (2) orang prajurit Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) IV yaitu Serda Marinir Hutasoit dan Prada Marinir Rafa keduanya menyabet medali emas dan perunggu,”jelas Josdy dalam press releasenya.Rabu (30/8/2017).

“Ini Prestasi yang luarbiasa yang dicapai oleh Kontingen beladiri HAPKIDO Cabang Tanjungpinang dari Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) IV yang di perkuat oleh dua orang prajurit kita keluar sebagai juara umum dengan perolehan medali (Emas 13,Perak 9 dan Perunggu sebanyak 13),”terang Josdy.

“Hapkido adalah seni bela diri yang populer dikalangan Militer dan sipil seperti yang dikembangkan dikalangan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) IV dengan ciri memakai teknik-teknik kuncian (joint locks), bergulat (grappling) dan teknik seni bela diri tendangan (kicks), pukulan (punches),lemparan (throwing),

Serangan sabetan dan tusukan (striking),” Beladiri ini sangat dinamis dan elektik, namun sangat mematikan. Beladiri ini salahsatu bentuk pertahanan diri dan lahir dari negeri ginseng Korea, beladiri ini telah berkembang di Eropa, Australia dan sejumlah Negara di Asia termasuk di Indonesia.

Josdy menjelaskan,beladiri HAPKIDO dideklarasikan pada 14 Mei 2014 di Jogyakarta walau usianya tergolong baru di Indonesia namun perkembanganya sangat pesat.

“Dilingkungan Korps Marinir Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) IV Lantamal IV Tanjungpinang telah menetapkan beladiri ini wajib dikuasai oleh prajurit Marinir, Beladiri ini mempunyai kelebihan dan kekhasan sangat mematikan, Beladiri ini sangat cocok untuk kalangan Militer, seperti halnya dikalangan beberapa militer di Negara di Eropa.

Asia bahkan Afrika merupakan beladiri wajib bagi kalangan militer mereka. HAPKIDO merupakan beladiri kolaborasi teknik melumpuhkan lawan dengan pemahaman dan memanfaatkan titik-titik kelemahan yang ada pada anatomi tubuh manusia,”papar Kadispen Lantamal IV ini.***

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaga Ketahanan Pangan, Polsek Kampar Kiri Pantau Perkembangan Jagung
Hari Mangrove Sedunia, Yayasan Generasi Hijau Beri Penghargaan kepada Kapolda Riau
Bawa Nama Meranti, Taufik Akbar Siap Perkuat SMANOR SKO Riau di Liga TopSkor Nasional 2026
Nonton Timnas di Piala AFF 2026 Sekarang Gratis di YouTube Reza Arap
Petisi ‘Argentina Out’ Tembus 10 Juta Tanda Tangan, Piala Dunia 2026 Diguncang Isu Rekayasa Demi Messi
Polda Riau Laksanakan Sertijab Sejumlah Pejabat Strategis, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita Resmi Jabat Kapolres Kepulauan Meranti
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
Tim OVER Juara Kapolres Cup Mobile Legends, Siap Wakili Kep. Meranti ke Polda Riau

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Jaga Ketahanan Pangan, Polsek Kampar Kiri Pantau Perkembangan Jagung

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:00 WIB

Hari Mangrove Sedunia, Yayasan Generasi Hijau Beri Penghargaan kepada Kapolda Riau

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:49 WIB

Bawa Nama Meranti, Taufik Akbar Siap Perkuat SMANOR SKO Riau di Liga TopSkor Nasional 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:42 WIB

Nonton Timnas di Piala AFF 2026 Sekarang Gratis di YouTube Reza Arap

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:34 WIB

Petisi ‘Argentina Out’ Tembus 10 Juta Tanda Tangan, Piala Dunia 2026 Diguncang Isu Rekayasa Demi Messi

Berita Terbaru