Minyak Goreng Masih Langka di Natuna

- Jurnalis

Selasa, 22 Maret 2022 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Natuna – Mengantre berjam -jam untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng masyarakat yang berada jauh dari pusat kota, pedagang enceran hanya memperoleh satu kotak minyak goreng untuk dua belas Kepala Keluarga.

Hal ini di katakan oleh Andri salah seorang pedangan kelontong yang berada di Desa Pengadah, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, Senin (21/03/2022).

Hampir tiga pekan kelangkaan minyak goreng di toko kelontong miliknya, membuat ia berusaha mencari minyak goreng di toko yang berada di pusat Ranai Kota, untuk mengantre minyak goreng yang baru saja tiba di Kabupaten Natuna.

“Hampir tiga pekan, minyak goreng kosong, pas mengantre untuk peroleh minyak goreng, hanya peroleh satu dus minyak goreng yang berukuran 900ml.” ujar Andari.

Baca Juga :  Batas Wilayah Desa Pengadah dan Teluk Buton Belum Disepakati

Masih kata Andri, dengan kelangkaan minyak goreng tiga pekan ini, membuat warga pengadah berebut membeli minyak goreng yang baru saja ia bawa dari Ranai, ia mengatakan, warga hanya memperoleh satu bungkus minyak goreng per Kepala Keluarga (KK) dengan harga per bungkusnya Rp.15 ribu.

“Baru saja saya sampai warga sudah nganteri untuk peroleh minyak goreng, sekarang sudah habis, saya jual Rp.15 ribu per bugkus, dan hanya bisa di jual kepada dua belas (KK) “terangnya.

Masih kata Andri, kedatang minyak goreng di Natuna sebanyak 21 ton tersebut masih belum memenuhi kebutuhan pedagang enceran yang berada jauh dari Kabupaten Natuna, semoga kami sebagai pedagang enceran yang jauh dari pusat kota bisa secepatnya di salurkan agar kelangkaan minyak goreng di Desa Pengadah teratasi, mengingat kebutuhan minyak goreng sangat di perlukan bagi warga setempat.

Baca Juga :  Marzuki, Ketua Ketua Komisi II DPRD Natuna Minta Kadishub Pasang Lampu Jalan

“Besok saya ke Ranai Kota lagi untuk mencari minyak goreng, agar kebutuhan minyak goreng di Desa Pengadah teratasi,” tutupnya.

Dikesempatan yang sama H.Yarnita, salah seorang pedagang kelontong yang berada di Desa Pengadah mengatakan, beberapa pekan ini toko nya juga mengalami kelangkaan minyak goreng dan sampai hari ini, belum ada kepastian kapan dirinya memperoleh minyak goreng untuk bisa di jual ke masyarakat.

“Tadi siang saya cari minyak goreng di tempat biasa saya belanja belum ada jual, yang ada hanya enceran dua bungkus untuk di konsumsi saja,”terang Yarnita.**

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Natuna Jarmin Sidik Hadiri Safari Ramadhan di Ranai Darat bersama Ketua DPRD Kepri
Hadiri Pelapasan Tugas Danlanal Ranai, Bupati Cen Sui Lan Ajak Masyarakat Jaga Laut
Hadiri Muhibah di Sededap, Bupati Cen Sui Lan Minta BPKPD Cairkan Dana Desa Sebelum Hari Raya
Wakil Bupati Natuna Turun Meninjau Harga dan Ketersedian Barang selama Bulan Ramadhan 1446 H/2025
Rusdi Pimpin Rapat Paripurna Pandangan Akhir Fraksi terkait RAPBD Kabupaten Natuna TA 2025
Ketua DPRD Natuna Hadiri Upacara Peringatan Hari Guru Nasional 2024 di Pantai Piwang
Jelang Pilkada, Daeng Ganda Ajak Masyarakat Natuna Datang ke TPS untuk Tentukan Pemimpin Daerah Kedepan

Berita Terkait

Jumat, 7 Maret 2025 - 19:15 WIB

Wabup Natuna Jarmin Sidik Hadiri Safari Ramadhan di Ranai Darat bersama Ketua DPRD Kepri

Jumat, 7 Maret 2025 - 19:08 WIB

Hadiri Pelapasan Tugas Danlanal Ranai, Bupati Cen Sui Lan Ajak Masyarakat Jaga Laut

Selasa, 4 Maret 2025 - 19:21 WIB

Hadiri Muhibah di Sededap, Bupati Cen Sui Lan Minta BPKPD Cairkan Dana Desa Sebelum Hari Raya

Selasa, 4 Maret 2025 - 09:19 WIB

Selasa, 4 Maret 2025 - 08:34 WIB

Wakil Bupati Natuna Turun Meninjau Harga dan Ketersedian Barang selama Bulan Ramadhan 1446 H/2025

Berita Terbaru