Pasca Kebakaran di Meranti,Petugas Masih Berjaga-jaga Dilokasi

- Jurnalis

Kamis, 16 Februari 2017 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,SelatPanjang – Akibat terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Dusun III, Kampung Balak, Desa Tanjung Peranap, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, beberapa waktu lalu sehingga tim pemadam kebakaran harus menginap di lokasi kebakaran.

Dua titik api melahap sedikitnya 6 haktare lahan di Dusun III, Kampung Balak, Desa Tanjung Peranap tersebut.

Plt Kalaksa BPBD Kepulauan Meranti, M Edy Afrizal, Rabu (15/2/17) siang, mengungkapkan bahwa pihak Kepolisian, BPBD Meranti, TNI dan masyarakat masih melakukan pendinginan terhadap lahan terbakar di Desa Tanjungperanap, Kecamatan Tebingtinggi Barat.

“Apinya sudah mulai padam dan masih dilakukan pendinginan, yang menjadi kendala saat melakukan pemadaman minimnya peralatan dan sumber air di lokasi,” kata lelaki yang akrap disapa Panglime itu.

Ia juga menjelaskan titik api yang masih dijaga di lokasi ada dua titik, dan memakan lahan kurang lebih 6 haktare di lahan gambut yang merupakan lahan masyarakat Desa Tanjung Peranap.

Sementara itu, Danramil 02/Tebingtinggi, Mayor Arm Bismi Tanbunan SE menambahkan bahwa personil yang disiagakan di antaranya, Polri 8 Personil, TNI 4 Personil, BPBD Meranti 10 Orang, Masyarakat Peduli Api 6 orang dan dibantu masyarakat setempat.

“Memang ada hujan, namun hujannya belum samapai kelokasi kebakaran. Mudah-mudahan aja nanti hujan lebat sehingga apinya bisa padam,” ujarnya saat berada di lokasi kebakaran.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Barliansyah SIK, menjelaskan adapun peralatan yang digunakan oleh pihak pemadaman di lapangan, mesin robin 3 Unit, semprot air 2 unit, ember, dan cangkul.

“Kondisi terakhir, sampai saat ini lahan yang terbakar masih mengeluarkan asap, tidak tertutup kemungkinan api masih akan hidup kembali dikarenakan kuatnya angin dan banyaknya daun, ranting yang kering,” ungkap Barli.

Untuk diketahui, pihak BPBD Kabupaten Meranti, sampai saat ini masih mendirikan tenda darurat untuk tempat tinggal sementara di lokasi Karhutla tersebut. (An/Gun)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Tebing Tinggi Barat dan Kelompok Tani Tanam Jagung Pipil Dukung Ketahanan Pangan
ASN Meranti Dilarang Live Streaming Saat Jam Dinas
Perkuat Korwas PPNS, Polres Meranti Bahas Implementasi KUHAP 2025
PT Timah Salurkan Belasan Sapi Kurban di Meranti
Kunker Ke Meranti DPRD Karimun Pelajari Strategi Digitalisasi Disdukcapil
Bhabinkamtibmas Desa Sungai Cina Cek Kelompok Ternak Ikan Mujair untuk Dukung Ketahanan Pangan Rangsang Barat
Pemantauan Jagung Pipil: Polsek Tebing Tinggi Barat Terus Dampingi Petani
Polsek Tebing Tinggi Barat Dukung Ketahanan Pangan, Turun Langsung Dampingi Petani di Desa Mekong

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:38 WIB

Polsek Tebing Tinggi Barat dan Kelompok Tani Tanam Jagung Pipil Dukung Ketahanan Pangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:50 WIB

ASN Meranti Dilarang Live Streaming Saat Jam Dinas

Senin, 25 Mei 2026 - 16:20 WIB

Perkuat Korwas PPNS, Polres Meranti Bahas Implementasi KUHAP 2025

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:28 WIB

PT Timah Salurkan Belasan Sapi Kurban di Meranti

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:41 WIB

Kunker Ke Meranti DPRD Karimun Pelajari Strategi Digitalisasi Disdukcapil

Berita Terbaru

Berita

Operasi Patuh 2026 Bakal Digelar mulai 8 Sampai 21 Juni

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:13 WIB