Pj Wali Kota Pekanbaru Klarifikasi Isu Proyek Pasar Bawah

- Jurnalis

Sabtu, 28 Desember 2024 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Roni Rakhmat menjelaskan perkembangan terbaru mengenai proyek pembangunan Pasar Bawah yang sempat menimbulkan kebingungan di kalangan pedagang. Dalam peninjauannya ke Pasar Bawah yang sedang tahap renovasi, Roni Rakhmat mengungkapkan bahwa miskomunikasi menjadi penyebab utama ketidakpastian ini.

“Memang ada kesan atau informasi bahwa renovasi Pasar Bawa ini akan selesai pada Desember. Namun hingga saat ini belum siap. Setelah rapat bersama tim dan langsung ke lokasi, kami menemukan adanya miskomunikasi,” ujarnya, Jumat (27/12/2024).

Roni menjelaskan bahwa pembangunan Pasar Bawah dijadwalkan selesai dua tahun setelah penandatanganan PKS. Kemudian, pedagang Pasar Bawah dipindahkan ke Tempat Penampungan Sementara (TPS).

“Informasi yang diperoleh, pembangunan selesai dua tahun. Renovasi ini dikerjakan setelah PKS ditandatangani pada 31 Oktober 2023. Maka sesuai PKS, bangunan ini harus siap pada 1 November 2025,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa jika pembangunan tidak selesai sesuai jadwal, barulah pemerintah akan mengambil tindakan. Tanggal 1 November 2025 adalah batas akhir penyelesaian Pasar Bawah.

Saat ini, progres pembangunan Pasar Bawah menunjukkan deviasi dari target. Target pembangunan seharusnya sudah mencapai 40 persen.

“Namun saat ini, baru sekitar 12-15 persen progres renovasi. Namun, perusahaan berkomitmen untuk mengejar ketertinggalan dan menyelesaikan pembangunan sesuai jadwal,” katanya.

Roni juga menegaskan bahwa mulai 3 Januari, perusahaan akan kembali bekerja secara intensif untuk mengejar target. PT Ali Akbar Sejahtera (AAS) berkomitmen untuk menyelesaikan sesuai waktu yang sudah ditentukan.

“Kami optimistis, semua akan berjalan lancar tanpa masalah,” ujarnya.

Ia berharap agar komunikasi antara pedagang dan pemerintah tetap terbuka dan jelas untuk menghindari informasi yang simpang siur. Informasi kepada pedagang harus jelas dan benar.

“Agar tidak ada lagi kesalahpahaman. Pemerintah dan pedagang harus saling berkomunikasi dengan baik,” tutup Roni Rakhmat.

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Turnamen Bola Volly Kampung Tangguh Anti Narkoba Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80 di Banglas Barat
Bupati Asmar Temui Bappenas RI, Perjuangkan Dukungan APBN 2027 untuk Infrastruktur dan Pembangunan Kepulauan Meranti
Resmi Masuk KBLI 2025, Influencer dan YouTuber yang Belum Punya NIB Siap-Siap Kena Sanksi OSS
Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursid SH Kembali Tinjau Tanaman Jagung Pipil di Desa Kayu Aro
Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru
Kapolsek Kampar Kiri Pimpin Panen Raya Jagung Pipil di Desa Gunung Mulya
Lantik 10 Pejabat, Menaker Tekankan Penguatan K3 dan Tata Kelola yang Akuntabel
Wamenaker: Industri Kini Tak Lagi Hanya Bertanya Ijazah, tapi juga Kompetensi

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:38 WIB

Turnamen Bola Volly Kampung Tangguh Anti Narkoba Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80 di Banglas Barat

Senin, 22 Juni 2026 - 19:42 WIB

Bupati Asmar Temui Bappenas RI, Perjuangkan Dukungan APBN 2027 untuk Infrastruktur dan Pembangunan Kepulauan Meranti

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:26 WIB

Resmi Masuk KBLI 2025, Influencer dan YouTuber yang Belum Punya NIB Siap-Siap Kena Sanksi OSS

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:23 WIB

Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursid SH Kembali Tinjau Tanaman Jagung Pipil di Desa Kayu Aro

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:18 WIB

Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru

Berita Terbaru