Liputankepri.com,Pekanbaru – Pria yang diketahui berasal dari kecamatan Kundur kabupaten Karimun ditemukan dibawah jembatan Siak I Kelurahan kampung bandar Kecamatan Senapelan Pekanbaru sudah tidak bernyawa lagi,Selasa (24/4/2018)
Tempat kejadian perkara (TKP) di taman di bawah jembatan Siak I Kelurahan Kampung bandar Kecamatan Senapelan Pekanbaru.
Saksi mata Nurdiana, 43 tahun, Dinas Kebersihan Kota Pekanbaru, Islam, Perum Delima puri No.7 RT 02/RW 06 Kelurahan Delima Kecamatan Tampan Pekanbaru mengatakan korban saat itu berada dibawah jembatan Siak.
Saksi kedua Zulkarnain, lahir 15 Januari 1974, Jalan Meranti No.2A Kelurahan Kampung bandar Kecamatan Senapelan Pekanbaru.
Saksi ketiga Darmis, 55 tahun, pekerjaan bengkel/tambal ban, Islam, Jalan Meranti No.17 RT 01 RW 04 Kelurahan Kampung baru Kecamatan Senapelan Pekanbaru.
Kasus tersebut sudah kami tangani di Unit Reskrim Polsek Senapelan Pekanbaru,” kata AKBP Edy Sumardi.
Menurut Kapolresta Pekanbaru KBP Susanto melalui Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi P SIK bahwa, kronologi penemuan mayat ini menurut keterangan saksi pukul 08.30 WIB saksi 1 sedang berada di bawah Jembatan Siak I membersihkan/menyapu di taman bawah Jembatan Siak I,
Kemudian melihat korban lalu lalang/mondar mandir di sekitar taman kemudian saksi 1 melakukan aktivitas pekerjaan nya seperti biasa dan melihat korban terakhir kali duduk di bawah jembatan sebelah tiang pondasi jembatan lalu melihat korban pergi ke arah Jalan DI Panjaitan lalu menghilang.
Sekitar pukul 09.30 WIB saksi 2 sedang menyapu di Stasiun pompa banjir lalu saksi 2 mendengar suara dentuman yg keras setelah itu saksi 2 keluar dari pintu samping Stasiun Pompa Air dan melihat kiri dan kanan setelah itu saksi 2 melihat ada orang yang posisinya sudah telungkup di bawah Jembatan Siak I kemudian saksi 2 memberitahukan kepada saksi 3 dan masyarakat setempat, kemudian saksi 2 melaporkan ke Polsek Senapelan Pekanbaru, Riau.
Setelah dilakukan Identifikasi oleh Identifikasi Polresta Pekanbaru, mayat dimasukkan ke dalam kantong mayat kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau Jalan Kartini Pekanbaru dengan menggunakan ambulan RS Bhayangkara untuk dilakukan VeR guna penyelidikan lebih lanjut.
“Kasus tersebut sudah kami tangani di Unit Reskrim Polsek Senapelan Pekanbaru,” kata AKBP Edy Sumardi.
Sementara menurut keterangan saksi 1, 2 dan 3, korban belum diketahui secara pasti kronologis kejadian itu.
Dari keterangan kepolisian apabila ada perkembangan lebih lanjut akan disampaikan segera.(*/humasRestapku/rls/An)








