class="wp-singular post-template-default single single-post postid-254233 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Batam

Kamis, 25 April 2024 - 10:04 WIB

Proyek IPAL Memasuki Tahap Sambungan ke Rumah

Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan menggelar sosialisasi pekerjaan penyambungan pipa Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) ke 11.000 perumahan di Kecamatan Batam Kota, Rabu (24/4/2024).

Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di Gedung IT Center BP Batam ini, dihadiri oleh Kontraktor Pelaksana, Camat Batam Kota, Lurah hingga sejumlah perangkat RT/RW.

IPAL merupakan proyek yang bertujuan untuk mengolah air limbah domestik (tinja, buangan air dari dapur dan cucian pakaian). Instalasi pengolahan air limbah Batam ini, merupakan sistem pemrosesan sanitasi terintegrasi pertama di Indonesia.

Air limbah domestik dari perumahan masyarakat, perhotelan, apartemen, mall dan kegiatan jasa lainnya diolah seluruhnya menjadi air bersih yang nantinya akan dikembalikan ke waduk. Selain itu, hasil dari pengolahan air limbah domestik itu juga dijadikan sebagai pupuk organik yang akan digunakan untuk penghijauan Kota Batam.

Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Binsar Oktavidwin Tambunan mengatakan, proyek IPAL ini dilaksanakan oleh Hansol selaku kontraktor dan Sunjin selaku konsultan proyek. Hingga saat ini, progres pengerjaan proyek IPAL ini hanya tinggal 5 hingga 10 persen.

Ia berharap, instalasi jaringan ke 11.000 rumah warga ini bisa dapat segera terlaksana. Sehingga, ia mentargetkan pada awal 2025 mendatang sudah bisa dilakukan uji atau test commissioning (uji fungsi) dari IPAL tersebut.

Baca Juga :  Bantu Renovasi Rumah Warga Belitung Timur, Yahya Sebut PT Timah Tak Pernah Absen Serahkan Bantuan untuk Warga

“Proyek ini merupakan program berkelanjutan dalam menjaga lingkungan. Sebagaimana, Kota Batam sudah direncanakan menuju Batam kota baru yang tentunya harus bisa menjaga kondisi lingkungan,” ujar Binsar.

Ia menambahkan, dalam penyambungan jaringan IPAL ke rumah warga tersebut bukan pekerjaan yang mudah. Tentunya akan ada persoalan-persoalan teknis hingga non teknis yang akan dihadapi di lapangan. Terutama, persoalan posisi septik tank warga hingga keinginan dari warga itu sendiri.

Baca Juga :  Bupati Wan Siswandi Pimpin Upacara HUT Kepri ke-22 di Natuna

“Untuk itu, kami akan melakukan sosialisasi hingga survey dari satu perumahan ke perumahan lainnya. Sehingga kegiatan penyambungan ini bisa dilaksanakan dan pelaksanaannya juga efektif,” imbuhnya.

Sementara itu, General Manajer Unit Usaha Pengelolaan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana mengatakan, pekerjaan penyambungan jaringan IPAL ke rumah-rumah warga ini akan direncanakan dalam 6 bulan ke depan. Jika pelaksanaan proyek ini selesai, maka Kota Batam akan mempunyai instalasi pengelolaan air limbah yang berskala internasional.

Ia mengharapkan dukungan segenap masyarakat di Kota Batam agar proyek IPAL ini bisa berjalan dengan lancar dan selesai tepat pada waktunya. Sehingga kedepannya, tujuan dari proyek ini bisa benar-benar dirasakan manfaatnya.

“Seluruh kegiatan yang menghasilkan limbah, akan kita olah menjadi sesuatu yang berharga. Hal ini tentunya sangat relevan dengan Batam menuju kota baru yang berwawasan lingkungan,” imbuhnya. (*)

 

 

Reporter: HMS /Sbr

Share :

Baca Juga

Batam

SAPMA Pemuda Pancasila Berbagi Takjil dan Masker

Batam

PJMI Kepri Didampingi Tim Advokasi Resmi Melaporkan Pemilik dan Pengelola Gelper Spur Game ke Polda Kepri

Batam

Polsek Lubuk Baja Amankan Pelaku Curanmor di Pasar Tos 3000 Jodoh

Batam

Perampok Nasabah Bank Riau Kepri di Dor

Batam

Usai Pemeriksaan,BPK Kepri Serahkan LHP ke Kabupaten Kota

Batam

Peresmian Tim Tanggap Insiden Siber CSIRT – BP Batam

Batam

Muhammad Rudi Terima Kunker Pemkab Samosir

Batam

Partai Gelora DPD Kota Batam sukses gelar Marketing digital dan PIPI
error: Content is protected !!