Proyek Tambatan Perahu Nelayan di Desa Gemuruh Kundur Barat Diduga Asal Jadi

- Jurnalis

Sabtu, 22 September 2018 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Kundur – Proyek Dinas Perikanan kabupaten Karimun untuk pembangunan tambatan perahu nelayan yang berada di Teluk kecik dusun 2 Desa Gemuruh Kundur Barat menggunakan APBD Kabupaten Karimun tahun 2018 sebesar Rp 207.158.000,- Diduga asal jadi.

Proyek pembangunan tambatan perahu nelayan yang dikerjakan oleh CV.ARILA JAYA selaku pemenang lelang sempat diperiksa oleh pihak Kejaksaan Tanjungbatu Kundur beserta Dinas Perikanan.

“Kondisi tambatan perahu nelayan yang dikerjakan oleh CV.ARILA JAYA ini sempat menjadi polemik di tengah-tengah masyarakat,kami minta aparat hukum untuk menindaklanjutinya,”jelas salah satu warga Teluk kecik yang enggan disebutkan namanya baru-baru ini.

Bukan itu saja katanya,panjang tambatan perahu nelayan tersebut awalnya 120 Meter dan Lebar 2 Meter,namun setelah selesai dikerjakan hanya 112 Meter saja,”ungkapnya dengan kesal.

Sapridin selaku PPK Dinas Perikanan Pemkab Karimun ketika dikonfirmasi mengatakan proyek tambatan perahu nelayan ini merupakan usulan dari masyarakat melalui proses lelang.

“Kalau ada masalah dengan pengerjaan tersebut,hal itu merupakan tanggung jawab kontraktor pelaksana,”ujar Sapridin.

Ia mengatakan,pihaknya bersama Kejaksaan Tanjungbatu Kundur sudah meninjau ke lokasi,dan memang pengerjaannya tidak sesuai dengan yang kita harapkan.

“Kami sudah memberikan peringatan kepada kontraktor pelaksana yaitu CV.ARILA JAYA agar segera di selesaikan,kalau tidak maka proyek ini tidak dibayarkan,”tegasnya.

Terpisah,Junaidi selaku direktur CV.ARILA JAYA ketika di konfirmasi mengatakan, masalah pengerjaan tambatan perahu,memang ada masalah dengan papan yang di kerjakan kemarin.

Sebab dikarenakan tidak tersedianya papan di daerah sana karena keterbatasan itu maka kami menunggu hingga adanya papan yang layak.

“Tapi kita sudah kita tindaklanjuti untuk menggantinya,”kata Junaidi.***

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sisi Gelap Hiburan Malam: Kejahatan di Balik Gemerlap Lampu
Apresiasi Prestasi Personel, Kapolres Karimun Tekankan Peningkatan Kinerja Pelayanan
Insiden Maut, Seorang Pria Warga Teluk Air Tewas di Tangan Lettu CPM di THM Satria
Hari Mangrove Sedunia, Yayasan Generasi Hijau Beri Penghargaan kepada Kapolda Riau
Sinergi Lintas Instansi, Imigrasi Batam Gelar Razia Gabungan
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah ke Malaysia
Bahas KUA-PPAS 2027, Banggar DPRD Kota Batam Sinkronkan Persepsi dengan TAPD
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 12:14 WIB

Sisi Gelap Hiburan Malam: Kejahatan di Balik Gemerlap Lampu

Senin, 27 Juli 2026 - 12:13 WIB

Apresiasi Prestasi Personel, Kapolres Karimun Tekankan Peningkatan Kinerja Pelayanan

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:43 WIB

Insiden Maut, Seorang Pria Warga Teluk Air Tewas di Tangan Lettu CPM di THM Satria

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:00 WIB

Hari Mangrove Sedunia, Yayasan Generasi Hijau Beri Penghargaan kepada Kapolda Riau

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:20 WIB

Sinergi Lintas Instansi, Imigrasi Batam Gelar Razia Gabungan

Berita Terbaru