Meranti– PT Imbang Tata Alam (ITA) bergerak cepat menangani insiden ceceran minyak yang terjadi di Desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Insiden ini terjadi akibat kebocoran pada salah satu pipa minyak milik perusahaan di titik KM 3.350 pada Jumat dini hari, 10 Oktober 2025, sekitar pukul 02.30 WIB.
Setelah mendapat laporan dari tim patroli keamanan, PT ITA langsung menurunkan tim gabungan dari Divisi Produksi, Facility, serta Safety, Health and Environment (SHE) ke lokasi kejadian. Tim berhasil menutup sumber rembesan dalam waktu kurang dari dua jam dan langsung melanjutkan proses pembersihan dan pemulihan area terdampak.
Deputy Area Manager PT ITA, Hadi Purnawan, dalam keterangannya pada Sabtu, 11 Oktober 2025, menyampaikan bahwa perusahaan telah mengerahkan berbagai sumber daya untuk menangani peristiwa ini secara cepat dan menyeluruh.
“Kami juga menurunkan tim medis ke lokasi untuk mengecek kondisi kesehatan warga sekitar. Alhamdulillah, sejauh ini tidak ditemukan gejala yang mengkhawatirkan,” ujar Hadi.
Diketahui, kebocoran berasal dari pipa tua yang saat ini sedang dalam proses penggantian. Hadi menjelaskan bahwa proyek pengelasan pipa baru telah mencapai 95% dan ditargetkan akan selesai serta beroperasi sebelum akhir tahun ini.
Dalam proses pemulihan lingkungan, tim SHE PT ITA juga menggandeng enam warga setempat untuk membantu membersihkan minyak, tanah, dan tumbuhan yang terkontaminasi hingga area benar-benar steril dari jejak minyak.
“Luas area yang terdampak sekitar 100 meter persegi. Kami juga sudah melakukan pengecekan kadar gas di sekitar lokasi dengan alat gas detector. Hasilnya, kondisi aman dan tidak terdeteksi gas berbahaya,” jelas Hadi.
Pemulihan penuh lokasi diperkirakan akan selesai dalam dua hingga tiga hari ke depan. Hadi juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam penanganan kejadian ini.
“Kami berterima kasih kepada pemerintah desa dan masyarakat Bagan Melibur, Kecamatan Merbau, Pemkab Meranti, serta SKK Migas yang terus memantau dan mendukung proses recovery ini,” tutupnya
Reporter: Tommy








