Samapta Polres Karimun Sigap Evakuasi Siswa Diduga Keracunan Makanan di SMP N 2 Karimun

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun, 25 September 2025 – Personel Samapta Polres Karimun bergerak cepat mengevakuasi sejumlah siswa SMP Negeri 2 Karimun yang mengalami gejala sakit perut diduga akibat mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (25/9/2025).

Kejadian bermula ketika sebanyak 507 paket MBG dari SPPG Karimun Sungai Lakam I tiba di sekolah pada pukul 08.00 WIB. Setelah santap bersama pada pukul 09.30 WIB, beberapa siswa mulai merasakan sakit perut. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ari Utami Nelyano, mendapati 4 siswa sakit dan segera dibawa ke UKS.

Baca Juga :  PAC Pemuda Pancasila Kampar Kiri Silaturahmi ke Polsek, Jalin Silaturahmi dan Bahas Isu Masyarakat

Jumlah siswa yang terdampak kemudian bertambah hingga 14 orang. Melihat kondisi tersebut, pihak sekolah menghubungi tenaga medis. Sekira pukul 11.30 WIB, ambulans Puskesmas Tanjung Balai tiba, dibantu oleh personel Samapta Polres Karimun untuk mengevakuasi para siswa. Petugas kesehatan bersama aparat juga melakukan pengambilan sampel makanan yang terdiri dari nasi putih, telur, tempe, acar, dan buah semangka untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga saat ini, 4 siswa sudah diperbolehkan pulang, sedangkan 10 lainnya masih menjalani perawatan di Puskesmas Tanjung Balai dan RSUD Muhammad Sani.

Baca Juga :  Kepala BP Batam Lantik Pejabat Tingkat III dan IV di Lingkungan BP Batam

Kasat Samapta Polres Karimun, AKP Rizal Rahim, SH, menyampaikan bahwa kehadiran Samapta di lokasi merupakan bentuk respon cepat Polri dalam membantu masyarakat. ( POLRI UNTUK MASYARAKAT)

“Kami dari Samapta Polres Karimun memastikan evakuasi siswa yang sakit berjalan aman hingga ke Puskesmas Tanjung Balai dan RSUD Muhammad Sani. Selain itu, kami juga ikut mendampingi tim kesehatan dalam proses pengambilan sampel makanan agar penyebab pasti segera diketahui,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Watch: Perusahaan Internet Dilarang Pakai Tiang PLN tanpa Izin
ILC Adopsi Standar Internasional untuk Pekerja Platform, Menaker: Pelindungan dan Inovasi Harus Berjalan Bersama
Wamenaker: Industri Kini Tak Lagi Hanya Bertanya Ijazah, tapi juga Kompetensi
Polres Karimun Musnahkan Barang Bukti Narkotika Jenis Vape Liquid, Sabu dan Pil Ekstasi
Warga Lansia yang Hilang 27 Jam di Selatpanjang Ditemukan dalam Keadaan Sehat
Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, Bupati Bengkalis Hadiri Forum Konsultasi Publik Polres Bengkalis
Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap
Bea Cukai dan Polda Riau Amankan 6,9 Kilogram Sabu dan 969 Cartridge Etomidate di Pekanbaru
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:41 WIB

PLN Watch: Perusahaan Internet Dilarang Pakai Tiang PLN tanpa Izin

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:34 WIB

ILC Adopsi Standar Internasional untuk Pekerja Platform, Menaker: Pelindungan dan Inovasi Harus Berjalan Bersama

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:32 WIB

Wamenaker: Industri Kini Tak Lagi Hanya Bertanya Ijazah, tapi juga Kompetensi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:29 WIB

Warga Lansia yang Hilang 27 Jam di Selatpanjang Ditemukan dalam Keadaan Sehat

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:57 WIB

Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, Bupati Bengkalis Hadiri Forum Konsultasi Publik Polres Bengkalis

Berita Terbaru