Satgas Bea Cukai Kepri Gunakan Senjata SBC-1 di Lapangan Tembak Kompi Raidersus 136/Tuah Sakti

- Jurnalis

Jumat, 29 Oktober 2021 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun – Bea Cukai Kepulauan Riau melakukan latihan menembak menggunakan senjata api dinas Bea Cukai dengan jenis senjata laras panjang SBC-1 berlokasi di Kompi Raider Khusus 136/Tuah Sakti, Kamis (28/10),

Hal ini disampaikan oleh Kakanwil DJBC Khusus Kepri Akhmad Rofiq melalui Kepala bidang Humas DJBC Kepri Arief Ramadhan mengatakan, sesuai dengan tugas dari satgas penindakan Bea Cukai Khusus Kepri dalam melakukan patroli dan operasi pencegahan dan penindakan pelanggaran peraturan perundang-undangan di bidang kepabeanan dan Cukai.

Baca Juga :  Besok KKSS Kota Batam Akan Gelar Aksi di Kanwil DJBC Kepri

“Pelatihan menembak ini penting dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan pegawai Bea Cukai Kepri akan senjata dinas, mengingat tidak semua pegawai Bea Cukai Kepri dibekali senjata api dalam bertugas,” ujar Arief.

Kemudian kata Arief, pelatihan ini sebagai bentuk peningkatan dalam penggunaan senjata api dinas, latihan menembak dilaksanakan menggunakan SBC-1 dengan jarak bidik 15 dan 25 meter, dan dilakukan dengan tiga sikap posisi menembak yaitu posisi tiarap, duduk dan berdiri.

Baca Juga :  Soal Tewasnya Haji Permata, Polda Riau Periksa Petugas Bea Cukai

Selain itu, Senjata SBC-1 merupakan senjata laras panjang yang khusus dibuat untuk menunjang tugas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam hal pengamanan maupun penindakan, senjata buatan PT Pindad ini merupakan modifikasi dari senjata yang sudah ada sebelumnya yakni SS-1 V5.

“Tidak hanya dalam rangka meningkatkan pengetahuan pegawai Bea Cukai Kepri, diharapkan pelatihan menembak juga dapat melatih kedisiplinan serta membangun profesionalisme pegawai Bea Cukai dalam melaksanakan tugas patroli laut,” tutup Arief.***

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terkesan Dibiarkan, Aktifitas Pengerukan Tanah Urug Milik Bujang Disorot
Luput dari Pantauan Ataukah Sengaja Dibiarkan, Sabung Ayam di Pelipit Tidak Tersentuh Hukum
Konsumen Keluhkan Timbangan Para Pedagang di Pasar Puan Maimun
Polres Karimun Ungkap Kasus Kekerasan Terhadap Pengemudi Ojol Wanita
Ancaman Serius bagi Ekosistem Laut Akibat Penambangan TI Apung di Perairan Karimun
Apresiasi Prestasi Personel, Kapolres Karimun Tekankan Peningkatan Kinerja Pelayanan
Insiden Maut, Seorang Pria Warga Teluk Air Tewas di Tangan Lettu CPM di THM Satria
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah ke Malaysia

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Luput dari Pantauan Ataukah Sengaja Dibiarkan, Sabung Ayam di Pelipit Tidak Tersentuh Hukum

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Konsumen Keluhkan Timbangan Para Pedagang di Pasar Puan Maimun

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:52 WIB

Polres Karimun Ungkap Kasus Kekerasan Terhadap Pengemudi Ojol Wanita

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:26 WIB

Ancaman Serius bagi Ekosistem Laut Akibat Penambangan TI Apung di Perairan Karimun

Senin, 27 Juli 2026 - 12:13 WIB

Apresiasi Prestasi Personel, Kapolres Karimun Tekankan Peningkatan Kinerja Pelayanan

Berita Terbaru