Karimun – Rapat koordinasi antara Bupati Karimun dengan Dinas Pendidikan terkait jadwal masuk sekolah pada tahun ini, yang rencananya dilaksanakan pada Sabtu (2/1/2021) batal dilaksanakan. Rapat koordinasi tersebut rencananya dilaksanakan pada Senin, 4 Januari 2021 mendatang.
Kendati rapat belum dilaksanakan, namun Dinas Pendidikan Karimun sudah mengeluarkan edaran sementara terkait pelaksanaan belajar bagi siswa di Karimun. Surat edaran sementara tersebut, hanya disebar di grup WhatsApp internal Dinas Pendidikan serta grup WhatsApp kepala sekolah se Kabupaten Karimun.
Sekretaris Dinas Pendidikan Karimun, Reza Kurniati ketika dikonfirmasi, Sabtu, 2 Januari 2021 mengatakan, pihaknya bersama pihak sekolah untuk sementara waktu sepakat memutuskan untuk mengeluarkan kebijakan belajar dari rumah seminggu lagi, terhitung sejak 4 Januari 2021.
Rapat bersama Pak Bupati soal jadwal masuk sekolah akan kami laksanakan Senin, tanggal 4 Januari 2021 nanti. Sementara, untuk mengatasi sekolah, saya sudah membuat surat edaran di grup WA Dinas Pendidikan dan juga WA Kepala Sekolah, bahwa belajar dari rumah akan dilanjutkan seminggu lagi,” ujar Reza Kurniati.
Kata Reza, belajar dari rumah seminggu lagi tersebut terhitung sejak 4 Januari hingga 10 Januari 2021. Namun, tenaga pengajar atau pendidik tetap datang ke sekolah seperti biasa. Untuk jadwal tetap, akan ditentukan berdasarkan keputusan rapat dengan Bupati Karimun pada 4 Januari 2021.
“Apakah belajar dari rumah tetap dilanjutkan atau tatap muka sudah bisa dimulai, semuanya tergantung dari hasil rapat pada Senin besok,” jelasnya.
Reza menyebut alasan perpanjangan belajar dari rumah kepada siswa di Karimun. Alasannya, untuk menjaga agar tidak terjadi penyebaran virus covid-19 di sekolah. Sebab, berdasarkan informasi yang diperolehnya banyak anak-anak yang melaksanakan liburan akhir tahun ke luar Karimun.
“Kenapa kita membuat kebijakan belajar di rumah diperpanjang hingga seminggu lagi, agar kita mengetahui bagaimana kondisi anak-anak selama seminggu ini. Sebab, dengan menimbang dan sebagainya banyak anak-anak yang melaksanakan liburan akhir tahun di luar Karimun,” tuturnya.**










