class="wp-singular post-template-default single single-post postid-389 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured / Nasional

Minggu, 29 Mei 2016 - 06:18 WIB

Soal ‘Pemecatan’, PNS Daerah dan Pusat Tak Dibedakan

Liputankepri.com,Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) berencana akan melakukan rasionalisasi jumlah PNS. Rencana ini sesuai dengan program pembangunan infrastruktur dan pemangkasan anggaran yang dilakukan oleh pemerintah.

Rasionalisasi ini tidak hanya dilakukan pada pemerintah pusat. Menurut Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PAN-RB, Herman Suryatman, pemerintah daerah justru menjadi target utama karena telah menghabiskan 50 persen anggaran daerah untuk belanja pegawai.

Rencana ini pun dipastikan akan diterapkan sama rata antara pemerintah pusat dan daerah. Aturan ini kini masih tengah dipersiapkan melalui Peraturan Menteri PAN-RB tentang percepatan pemetaan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Aturannya sama, tidak ada yang berbeda. Sama antara pusat dan daerah,” kata Herman kepada Okezone di Jakarta.

Rasionalisasi ini ditargetkan akan menyasar 1 juta PNS pada seluruh daerah di Indonesia. Ditargetkan, rencana ini dapat menghemat anggaran untuk dapat digunakan pada pembangunan infrastruktur.

“Rasionalisasi bisa dilakukan melalui pensiun dini atau mekanisme lainnya. Ini yang sedang kita kaji,” jelasnya.

(rai)

Share :

Baca Juga

Featured

Warga Pekajang Keluhkan Aktivitas Kapal Isap Timah PT.Singkep Timah Utama

Ekonomi

Yosli: Akan Diupayakan Rumah Produksi Batik dan Pelatihan Bagi Pengrajin Karimun

Berita

Bea Cukai Kepri dorong pertumbuhan ekonomi daerah

Kep Meranti

Tim Prodi ILHA Fakultas Ushuluddin UIN Suska Riau Silahturahmi Bersama Pemkab Meranti

Berita

KONI Meranti Hadiri Pembukaan Turnamen Sepak Bola Rangsang CUP III 2019

Featured

Bupati Karimun Resmi Melantik Kepengurusan IKBF Pulau Kundur Periode 2018-2021

Batam

ASDP Punggur Ajukan Penambahan Jam Operasional

Advertorial

Penambangan Sedimentasi Laut di Karimun: Ancaman Baru bagi Nelayan
error: Content is protected !!