Parade Kebhinekaan Diklaim Bukan Acara Politik

- Jurnalis

Minggu, 20 November 2016 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Jakarta – Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet) Sylver Matutina mengatakan parade kebhinekaan ini adalah untuk merawat dasar NKRI Pancasila. Sylver mengatakan parade ini bukanlah acara politik.

“Acara parade Kebhinekaan ini bukan acara politik. Kita adalah NKRI, kita harus meneruskan (perjuangan) pahlawan bangsa. Kita berasal dari beragam suku agama,” ujar Sylver di Bundaran Hotel Indonesia,seperti yang dilansir laman republika.co.id Ahad (20/11).

Sylver memaknai parade ini sebagai menunjukkan keberagaman NKRI. Hal tersebut tercermin dari adanya atraksi berbagai daerah provinsi, salah satunya ondel-ondel, musik kulintang, dan pencak silat.

“Kita kaya dengan budaya, harusnya keberagaman ini menjadi aset untuk memakmurkan negara,” katanya.

Selain itu, Sylver mengatakan ada 32 komunitas yang bergabung dalam relawan NKRI di Bundaran HI.

“Ayo kita stop masalah politik agama. Ayo kita bersama untuk membangun bangsa ini. Jangan terpecah seperti negara Timur Tengah. Harusnya kita harus maju seperti negara seperti negara maju lainnya. Di Patung Kuda ada 17. 500 bendera merah putih kecil dan satu bendera merah putih besar memperlihatkan banyaknya kepulauan kita,” ujar Sylver menjelaskan tujuan tersebut.

 Ia berharap NKRI tetap jaya dan abadi. Bangsa Indonesia, Sylver mengatakan, adalah bangsa yang  besar.

Pada acara ini, Sylver juga menegaskan hadir atas inisiatif sendiri. Mereka menyiapkan bendera, makanan, dan minuman.**

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim OVER Juara Kapolres Cup Mobile Legends, Siap Wakili Kep. Meranti ke Polda Riau
Bupati Asmar Temui Bappenas RI, Perjuangkan Dukungan APBN 2027 untuk Infrastruktur dan Pembangunan Kepulauan Meranti
Resmi Masuk KBLI 2025, Influencer dan YouTuber yang Belum Punya NIB Siap-Siap Kena Sanksi OSS
Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursid SH Kembali Tinjau Tanaman Jagung Pipil di Desa Kayu Aro
Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru
Kapolsek Kampar Kiri Pimpin Panen Raya Jagung Pipil di Desa Gunung Mulya
Lantik 10 Pejabat, Menaker Tekankan Penguatan K3 dan Tata Kelola yang Akuntabel
Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:06 WIB

Tim OVER Juara Kapolres Cup Mobile Legends, Siap Wakili Kep. Meranti ke Polda Riau

Senin, 22 Juni 2026 - 19:42 WIB

Bupati Asmar Temui Bappenas RI, Perjuangkan Dukungan APBN 2027 untuk Infrastruktur dan Pembangunan Kepulauan Meranti

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:26 WIB

Resmi Masuk KBLI 2025, Influencer dan YouTuber yang Belum Punya NIB Siap-Siap Kena Sanksi OSS

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:23 WIB

Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursid SH Kembali Tinjau Tanaman Jagung Pipil di Desa Kayu Aro

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:18 WIB

Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru

Berita Terbaru