Tahun 2018 Pemkab Karimun Menyulap Coastal Area Menjadi Kota Baru

- Jurnalis

Sabtu, 18 Maret 2017 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Karimun –Pembangunan pelabuhan Internasional di Kawasan Coastal Area sebagai ikon wisata serta pusat pemerintah kabupaten Karimun akan direalisasikan pada tahun anggaran 2018.

Selain merubah wajah kabupaten karimun menjadi kota baru,Coastal Area akan di bangun gedung daerah dan kantor DPRD serta bekas pasar Puakang akan di peruntukkan menjadi taman kota,”kata Bupati Karimun Aunur Rafiq Sabtu (18/3-2017) di Coasta Area.

“Penataan kota Tanjung Balai Karimun mulai dilakukan. Costal Area akan dijadikan sebagai pusat kegiatan wisata dan pusat pemerintahan, ditambah lagi pembangunan pelabuhan penumpang domestik dan internasional,” ujarnya.

Rencananya Mou antara perusahaan,Pelindo Karimun dan Pemkab Karimun akan di hadiri oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun,”pembangunan pelabuhan internasional di kawasan Coastal Area pada tanggal 27 Maret yang akan datang bapak gubernur akan hadir pada saat itu untuk menyaksikan MoU,”jelas Rafiq

“Ada 6 skala prioritas pembangunan insfrastruktur akan dibangun pada tahun 2018. Diantara pembangunan konektivitas (jembatan) dari Tanjung Berlian-Belat dan disejalankan dengan konektivitas dari Pemprov Kepri dari Pulau Parit-Pulau Lumut sampai ke Gunung Papan,”paparnya

Lebih jelas Rafiq mengatakan,Kita akan koneksikan program Provinsi Kepri dan Kabupaten Karimun yang pada akhirnya pulau-pulau di Kabupaten Karimun tersatukan. Konektivitas.

“Pembangunan jembatan penghubung tersebut proyek multy year. Kalau dilihat, untuk satu jembatan memakan anggaran Rp 1 miliar. Jembatan penghubung akan dibangun dari Pemkab Karimun ada tiga yang dilaksanakan secara bertahap. Dilakukan bertahap, karena perlu juga dilakukan pembangunan-pembangunan lainnya,” tambahnya

Pembangunan jalan di Coastal Area tahun depan  sampai ke Bandar Udara Sei Bati Kecamatan Tebing menuntaskan landasan pacu dari 1.400 menjadi 1.600 serta infrastruktur lainnya di Bandar Udara tersebut.”Saat ini pengerjaanya terhenti karena bermasalah ganti rugi tanahnya dan masalah lainnya. Segala permasalahannya akan dituntaskan,” katanya mengakhiri.

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terkesan Dibiarkan, Aktifitas Pengerukan Tanah Urug Milik Bujang Disorot
Jaga Ketahanan Pangan, Polsek Kampar Kiri Pantau Perkembangan Jagung
Luput dari Pantauan Ataukah Sengaja Dibiarkan, Sabung Ayam di Pelipit Tidak Tersentuh Hukum
Konsumen Keluhkan Timbangan Para Pedagang di Pasar Puan Maimun
Polres Karimun Ungkap Kasus Kekerasan Terhadap Pengemudi Ojol Wanita
Ancaman Serius bagi Ekosistem Laut Akibat Penambangan TI Apung di Perairan Karimun
Apresiasi Prestasi Personel, Kapolres Karimun Tekankan Peningkatan Kinerja Pelayanan
Insiden Maut, Seorang Pria Warga Teluk Air Tewas di Tangan Lettu CPM di THM Satria

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Terkesan Dibiarkan, Aktifitas Pengerukan Tanah Urug Milik Bujang Disorot

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Jaga Ketahanan Pangan, Polsek Kampar Kiri Pantau Perkembangan Jagung

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Luput dari Pantauan Ataukah Sengaja Dibiarkan, Sabung Ayam di Pelipit Tidak Tersentuh Hukum

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Konsumen Keluhkan Timbangan Para Pedagang di Pasar Puan Maimun

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:52 WIB

Polres Karimun Ungkap Kasus Kekerasan Terhadap Pengemudi Ojol Wanita

Berita Terbaru

error: Content is protected !!