Tim Patroli DJBC Menyita 55 Karton Mikol Golongan C Asal Batam

- Jurnalis

Rabu, 24 Agustus 2016 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, kata Parjiya, mikol yang beredar di pasaran harus dilengkapi dengan pita cukai. Karena, jika tidak dilengkapi dengan pita cukai menyebabkan kerugian terhadap penerimaan negara. Untuk perkiraan nilai barang mencapai Rp 158 juta. Rencananya, mikol yang disita ini akan segera dimusnahkan setelah mendapatkan persetujuan dari instansi terkait.

 

Liputankepri.com,Karimun – Tim patroli dari jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) Khusus Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Tanjungbalai Karimun menyita 55 karton minuman mengandung etil alkohol (MMEA) atau minuman beralkohol (mikol) golongan C yang berasal dari Batam, Senin (22/8) malam.

”55 karton atau sebanyak 660 botol MMEA yang berhasil diamankan oleh anggota patroli BC berasal dari satu mobil yang baru turun dari kapal roll on roll of (Roro) yang baru datang dari Batam. Pada saat dilakukan pemeriksaan, petugas kita melakukan pemeriksaan terhadap muatan yang ada di dalam mobil tidak ditemukannya dokumen resmi. Bahkan, mikol tersebut tidak dilengkapi dengan pita cukai,” ujar Kepala Kanwil Khusus DJBC Tanjungbalai Karimun, Parjiya seperti yang di lansir Batam Pos, Selasa (23/8).

Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, kata Parjiya, mikol yang beredar di pasaran harus dilengkapi dengan pita cukai. Karena, jika tidak dilengkapi dengan pita cukai menyebabkan kerugian terhadap penerimaan negara. Untuk perkiraan nilai barang mencapai Rp 158 juta. Rencananya, mikol yang disita ini akan segera dimusnahkan setelah mendapatkan persetujuan dari instansi terkait.

Dikatakan Parjiya, selain berhasil menyita ratusan botol mikol, kapal patroli BC 10001 juga berhasil menangkap KM Syaufi yang membawa muatan 782 balpres atau pakaian bekas termasuk juga yang dikemas dalam 14 karung di perairan Kepualauan Arwah. Muatan tersebut berasal dari Port Klang, Malaysia, tujuan ke Bagan Asahan. Perkiraan nilai seluruh pakaian bekas mencapai Rp1.592.000.000.

”Sesuai dengan ketentuan yang berlaku bahwa pakaian bekas dilarang untuk diimpor. Selain dapat merusak produksi tekstil dan industri pakaian jadi di Indonesia, juga pakaian bekas tidak sehat jika dipakai. Yakni, telah terbukti ada kuman di pakaian bekas tersebut. Sesuai dengan ketentuan, pakaian bekas ini akan segera dimusnahkan,” ungkapnya.

Kemudian, lanjut Kakanwil, kapal patroli BC 10001 pada pekan lalu juga berhasil mengamankan KM Uli Jaya di perairan Pulau Jemur yang membawa 1.524 karung bawang merah tanpa dilengkapi dengan izin impor dan dokumen kepabeanan lainnya. Bawang merah dengan nilai Rp 110.490.00 tersebut dibawa dari Port Klang, Malaysia dengan tujuan ke Tanjungbalai Asahan, Sumatera Utara.**

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru
Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC
Hari Nelayan Nasional, Polsek Kundur Bersama KSOP Salurkan Life Jacket kepada Nelayan
Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan
LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat
TNI AL Gagalkan Upaya Pencurian Batu Granit di Perairan Selat Gelam, Karimun
Satresnarkoba Polres Karimun Ungkap 14 Kasus serta Musnahkan 558,7 Gram Sabu
Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:59 WIB

Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru

Rabu, 15 April 2026 - 09:32 WIB

Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC

Senin, 13 April 2026 - 10:01 WIB

Hari Nelayan Nasional, Polsek Kundur Bersama KSOP Salurkan Life Jacket kepada Nelayan

Selasa, 7 April 2026 - 10:58 WIB

Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan

Minggu, 5 April 2026 - 19:26 WIB

LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat

Berita Terbaru