TNI AL Amankan 6 PMI Ilegal Tujuan Malaysia di Perairan Pulau Pandan Karimun

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun – TNI Angkatan Laut (TNI AL) dari Lanal Tanjung Balai Karimun (TBK) berhasil menggagalkan upaya tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap enam Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural yang hendak diselundupkan ke Malaysia. Operasi penindakan dilakukan di Perairan Pulau Pandan, Kabupaten Karimun, Sabtu (22/11/2025).

Kejadian bermula saat unsur Sea Rider 01 Mahesa tengah berpatroli di perairan tersebut. Tim patroli kemudian melihat siluet dua unit speed boat bermesin 40 PK yang bergerak menuju Perairan Pulau Nipah. Menyadari hal itu, petugas segera melakukan pengejaran. Kedua speed boat tersebut lantas berpencar untuk menghindari penangkapan.

Tim kemudian memfokuskan pengejaran pada satu speed boat berwarna biru yang diduga membawa PMI nonprosedural. Setelah jarak semakin dekat, petugas memberikan tembakan peringatan, namun kapal tetap melaju dan berusaha kabur.

“Setelah pengejaran selama kurang lebih 1 (satu) jam, Tim berhasil menghentikan dan menangkap speed boat selodang bermesin 40 PK yang telah kehabisan BBM,” tulis keterangan resmi Dinas Penerangan TNI AL melalui keterangan resmi, Minggu (23/11/2025).

Dalam proses penangkapan, enam PMI nonprosedural dan satu nahkoda atau tekong sempat melompat ke laut untuk melarikan diri. Namun seluruhnya berhasil diamankan oleh Tim F1QR. Kapal tersebut diketahui berangkat dari Perairan Kampung Asam, Pulau Kundur, dengan tujuan Malaysia.
Berdasarkan hasil pemeriksaan oleh Tim Kesehatan Balai Pengobatan Lanal TBK, kondisi enam orang PMI Non Prosedural dan satu orang Nahkoda/Tekong dalam keadaan sehat. Dari hasil pemeriksaan terhadap barang bukti belum ditemukan obat terlarang berupa narkoba dan senjata tajam atau sejenisnya.

Petugas menangkap sebanyak 6 PMI Ilegal dan 1 orang tekong. Petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu unit speed boat mesin yamaha 40 PK. Kasus ini selanjutnya dilimpahkan kepada Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Kabupaten Karimun.

Pengungkapan ini menambah daftar upaya penyelundupan PMI ilegal yang berhasil digagalkan TNI AL sepanjang 2025. TNI AL menegaskan akan terus memperketat pengamanan laut untuk memutus mata rantai TPPO, sesuai perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.***

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolsek Kampar Kembali Tebar Kepedulian Lewat Program Jumat Berkah
Polres Meranti Tangkap Dua Terduga Pengedar Sabu di Banglas
Wabup Muzamil Ajak Masyarakat Doakan Perjuangan Percepatan Pembangunan Jembatan Selat Akar pada HUT ke-14 Tasik Putri Puyu
Kemnaker Berhasil Mediasi Perselisihan PHK PT Amos Indah Indonesia
Sinergi Lintas Instansi, Imigrasi Batam Gelar Razia Gabungan
SMANOR SKO Riau Resmi Lepas Tim Sepak Bola Menuju Liga Top Skor National Championship 2026
Antisipasi Gangguan Kamtibmas Saat Pemadaman Listrik, Ini Pesan Kapolres Karimun
Momen Hangat HBA ke-66: Kejari Meranti Dapat Kejutan Tumpeng dari Kapolres dan Jajaran

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:11 WIB

Kapolsek Kampar Kembali Tebar Kepedulian Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:37 WIB

Polres Meranti Tangkap Dua Terduga Pengedar Sabu di Banglas

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:56 WIB

Wabup Muzamil Ajak Masyarakat Doakan Perjuangan Percepatan Pembangunan Jembatan Selat Akar pada HUT ke-14 Tasik Putri Puyu

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:10 WIB

Kemnaker Berhasil Mediasi Perselisihan PHK PT Amos Indah Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:20 WIB

Sinergi Lintas Instansi, Imigrasi Batam Gelar Razia Gabungan

Berita Terbaru