Wahidun Sudah 8 Tahun Terbaring Lemah Butuh Bantuan Berobat

- Jurnalis

Minggu, 6 Januari 2019 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,SELATPANJANG – Wahidun(42 th) seorang warga Gang Al Histianah, Jalan Simpati, Desa Alahair, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, sudah 8 (delapan) tahun terbaring dan susah bergerak.

Penyakit yang dialami Wahidun berawal dari luka kecil yang menyebabkan terjadinya infeksi dan membusuk sehingga memakan sebagian saraf yang hampir menyebabkan kelumpuhan.

Pantauan awak media dilapangan, Jumat (4/1/2019) sore menyambangi kediamannya, tampak kesedihan terpancar diraut wajah Wahidun yang terbaring lemas tanpa beralaskan kasur itu.

“Silahkan duduk, beginilah kondisi saya yang semakin hari semakin memburuk,” ujar Wahidun dengan kondisi masih terbaring.

Diceritakan laki-laki yang akrab disapa Adun itu, penyakit yang dialaminya berawal dari luka kecil dibagian punggung yang semakin lama semakin besar dan membusuk.

“Saat itu saya sebagai kuli bangunan merobohkan tembok, namun tembok depan yang saya pukul malah tembok dibelakang pula yang roboh dan menimpa ketubuh saya. Sepertinya saat itu tidak terjadi apa-apa, namun luka yang ada semakin lama semakin besar dan membusuk sehingga sempat dilakukan operasi,” cerita Adun.

Baca Juga :  Masih Ingat..??Mantan Kapolres Pertama Meranti Ini Titip Salam Buat Warga Meranti

Kemudian, Situ Zemah selaku kakak Adun melanjutkan cerita bahwa Adun sempat dibawa ke Pekanbaru bahkan hingga ke Jawa untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik, namun tidak membuahkan hasil karena bukan mendapatkan penanganan yang intensif tapi malah sebaliknya.

“Ke Pekanbaru sudah, kemarin di rumah sakit Santa Maria sekitar 12 hari dan rumah sakit Arifin Ahmad sekitar 6 hari, bahkan berobatnya sampai ke jawa sekitar 8 bulan disana, namun tidak ada hasilnya,” cerita si Kakak.

Si Kakak juga mengatakan bahwa penyakit yang dialami adiknya itu semakin memburuk, hal itu dirasakan si adik dengan mulai susahnya untuk bergerak.

Baca Juga :  Kapolres Kepulauan Meranti Ajak Masyarakat Sukseskan Vaksinasi Covid-19

“Katanya bagian punggung kebawah sudah mulai hilang rasa atau tidak terasa lagi saat disentuh, ini membuat saya semakin kwatir,” ucapnya.

Kemudian, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari si kakak hanya mengandalkan hasil penjualan pakis sayur yang diambil 2 hari sekali.

Sementara itu, Joko Sucahyo salah seorang warga setempat sangat prihatin dengan kondisi yang dialami kedua kakak beradik tersebut.

“Kita sangat prihatin melihat kondisi mereka karena sudahlah adiknya sakit, si kakaknya pula harus memenuhi kebutuhan sehari-hari hanya dengan penghasilan menjual pakis,” tutur Joko.

Untuk itu, Joko berharap agar pihak pemerintah setidaknya bisa memberi solusi dan meringankan beban kakak beradik tersebut.

“Kita berharap kepada pihak pemerintah Desa, Kecamatan maupun Kabupaten untuk tersentuh dan bisa meringankan beban mereka ini,” harapnya.(Red/An)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Kepulauan Meranti Sambut Kepulangan 110 Jamaah Haji di Pelabuhan Tanjung Harapan
Pria di Selatpanjang Ditemukan Meninggal dikamar Penginapan
Yudisium Perdana ITS Meranti, 36 Mahasiswa Resmi Lulus, Wisuda Dijadwalkan Agustus Mendatang
Lewat Program JALUR, Polres Meranti Salurkan Sembako dan Dukung Pendidikan Anak Pesisir
Sidang Adat LAM Kepri Usir Penghina Bangsa Melayu dari Kota Batam
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Komitmen Kebangsaan
Pengurus Koperasi Silva Aulia Lestari Hormati Kebijakan Penertiban Panglong Arang Bakau
Bersama Warga, Polsek Merbau Evakuasi Bocah yang Tenggelam di Sungai Melibur
Tag :

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 18:17 WIB

Sekda Kepulauan Meranti Sambut Kepulangan 110 Jamaah Haji di Pelabuhan Tanjung Harapan

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:28 WIB

Pria di Selatpanjang Ditemukan Meninggal dikamar Penginapan

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:57 WIB

Yudisium Perdana ITS Meranti, 36 Mahasiswa Resmi Lulus, Wisuda Dijadwalkan Agustus Mendatang

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:29 WIB

Lewat Program JALUR, Polres Meranti Salurkan Sembako dan Dukung Pendidikan Anak Pesisir

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:23 WIB

Sidang Adat LAM Kepri Usir Penghina Bangsa Melayu dari Kota Batam

Berita Terbaru