banner 200x200

Home / Featured / Pendidikan / Tekno

Minggu, 12 Maret 2017 - 09:45 WIB

4 Negara Pemilik e-KTP Tercanggih

Bahkan untuk layanan publik, mereka bisa gunakan e-KTP

 My Kad milik Malaysia

Belakangan muncul pemberitaan heboh soal kasus korupsi e-KTP yang katanya luar biasa masif. Kasus ini sepertinya bakal lama tuntasnya karena masing-masing pihak yang dicurigai masih berkelit dengan berbagai dalih. Dalam pembuatan E-KTP memang dibutuhkan dana yang tidak main-main mengingat fungsi e-KTP itu sendiri. Dengan nomimal yang fantastis, wajar akan banyak orang yang tergoda.Di Indonesia, e-KTP sendiri tak begitu banyak berguna, selain hanya sebagai media penyimpan biodata saja. Padahal di negara-negara lain, kartu identitas elektronik dipakai untuk berbagai hal dan punya fasilitas wah. Jadi, meskipun katanya sudah canggih, e-KTP kita sebenarnya tak ada apa-apanya. Tentang negara dengan e-KTP paling canggih, berikut ulasannya.

Estonia, e-KTP tercanggih

E-KTP Estonia [image source]
Sistem e-KTP milik Estonia dianggap sebagai e-KTP paling canggih di dunia. e-KTP Estonia berisikan chip 2048 bit yang mencakup mengenai data-data penting penggunanya. Bukan hanya data pribadi, e-KTP Estonia dapat memberikan beberapa fasilitas tambahan pada penggunanya. e-KTP tersebut dapat digunakan untuk asuransi kesehatan nasional, transaksi secara online, pembayaran transportasi publik bahkan dapat melakukan voting online dalam pemilihan. Hingga akhirnya tahun 2015, Jepang mengadopsi teknologi e-KTP Estonia untuk di pakai di negara tersebut. Coba bandingkan  dengan e-KTP negara kita.

Espana e-ID Card, milik beberapa negara di Eropa

e-KTP bebrapa negara eropa [image source]
]Tidak mau kalah, beberapa negara di uni eropa membuat kerjasama dalam pembuatan e-KTP.  Semua anggota kerjasama tersebut, menseragamkan teknologi e-KTPnya.  Berbeda dengan e-KTP milik Indonesia, uni Eropa membuat sistem e-DNI untuk menjaga keamanan data.  e-DNI adalah sebuah kelebihan yang diberikan untuk pengguna e-KTP dengan memberikan password pada setiap kartu. Diharapkan dapat meminimalisir penyalahgunaan terhadap e-KTP yang hilang ataupun dicuri.  Hal ini didasari bahwa e-KTP milik uni eropa dapat digunakan dalam transaksi online dan penggunaan kartu kredit.

Singapura, dua sistem berbeda

NRIC milik Singapura [image source]
Di negara Singapura, penduduknya disuguhkan e-KTP dengan dua teknologi yang berbeda. Yang pertama adalah Mobile Digital ID, di mana data diri dimasukan dalam kartu SIM telepon genggam. Jadi penduduk Singapura tidak perlu repot-repot mengganti ID Card lamanya dengan ID Card baru yang telah ditambah elektronik Chip. Masyarakat juga dapat melakukan transaksi online dengan Mobile Digital ID.  Yang kedua adalah National Registration Identity Card (NRIC), ID Card ini mirip dengan KTP lama Indonesia.  NRIC berisikan data diri dan digunakan untuk persyaratan-persyaratan kelengkapan dokumen seperti pembuatan passport, visa dan lain-lain.

By Arief Dian

Share :

Baca Juga

Batam

Dewan Batam Minta Gelper Tak Mengandung Unsur Judi Dibuka

Batam

Lara Penyanyi Muda Yang Berprestasi

Batam

Kebakaran Planet Holiday Hotel Batam Diduga dari Diskotik

Bintan

HUT TNI KE-73, Kodim 0315/Bintan Memberikan Bantuan Sembako Kepada Warga Tembeling

Ekonomi

Kunjungi Kecamatan Moro, Bupati Dicurhati Masyarakat

Featured

Kapolsek Tambang Gencar Sampaikan Himbauan Larangan Membakar Hutan dan Lahan

Ekonomi

Pemerintah Luncurkan Peta Baru NKRI

Batam

Simpan Sabu 1 Kg Dibalik Gardu Listrik,Pria Ini Diamankan Polisi