700 Perempuan Seniman Menentang Donald Trump

- Jurnalis

Jumat, 6 Januari 2017 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com – Lebih dari 700 seniman perempuan bekerja sama menyelenggarakan eksibisi untuk memprotes terpilihnya Donald Trump. Orang nomor satu di Amerika itu segera menggantikan Barack Obama.

Lewat ‘The Woman Art Exhibition Nasty’, mereka menyuarakan pendapatnya. Dikutip dari Huffington Post, Jumat (6/1/2017), salah seorang seniman yang berbasis di New York, Roxanne Jackson, mengatakan saat Trump terpilih jadi presiden pada 9 November 2016, dia mengaku kaget akan keputusan tersebut.

“Saya tidak bisa membayangkan wanita sebagai obyek akan diserang secara membabi buta, atau perempuan dihukum karena melakukan aborsi, atau kebijakan-kebijakan lainnya yang merugikan perempuan,” ujar Jackson.

Dia tidak sendirian mengatur pameran tersebut. Sejak 14 November 2016, lewat akun Facebook, Jackson telah menginisiasi sebuah laman memprotes terpilihnya Trump. “Halo perempuan seniman atau kurator! Mari kita membuat acara para PEREMPUAN JAHAT!!! Siapa yang tertarik?,” tulisnya.

Selama satu jam pertama, dia menerima 300 tanggapan. Berhari-hari kemudian, terkumpulkan 700 seniman, pecinta seni, maupun publik umum yang ikut gerakan Jackson.

Untuk menyukseskan eksibisinya, mereka yang tergabung dalam daftar Jackson harus mengirimkan karya seni apapun. Hampir ada 1000-an karya seni memprotes Trump yang dikirimkan pada tim Jackson.

(tia/mmu)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Merbau Cek Lahan Jagung di Desa Bagan Melibur
Menaker Tegaskan Pentingnya Sertifikasi Kompetensi bagi Lulusan Magang
Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Ketua DPD AKPERSI Kepri Kecam Keras Soal Intimidasi Pers di Karimun
Sektor Informal Masih Mendominasi, Wamenaker: Pemuda Perlu Ciptakan Lapangan Kerja Baru
Wakapolda Riau Resmikan Kampung Tangguh Anti Narkoba di Meranti, Desa Banglas Barat Jadi Benteng Pesisir Lawan Peredaran Gelap
Menaker : Pemerintah Perkuat Perlindungan Pekerja melalui Regulasi Pembatasan Alih Daya
Menteri PPPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Usulan Gerbong KRL Khusus Perempuan
Pemerintah Tegaskan Kebijakan Propekerja Lewat Regulasi dan Program Ketenagakerjaan

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:59 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Merbau Cek Lahan Jagung di Desa Bagan Melibur

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:22 WIB

Menaker Tegaskan Pentingnya Sertifikasi Kompetensi bagi Lulusan Magang

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:12 WIB

Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Ketua DPD AKPERSI Kepri Kecam Keras Soal Intimidasi Pers di Karimun

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:36 WIB

Sektor Informal Masih Mendominasi, Wamenaker: Pemuda Perlu Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:15 WIB

Wakapolda Riau Resmikan Kampung Tangguh Anti Narkoba di Meranti, Desa Banglas Barat Jadi Benteng Pesisir Lawan Peredaran Gelap

Berita Terbaru