Mentan : Gandeng Investor Pengembangan Sapi Di Kepulauan Aru

- Jurnalis

Minggu, 29 Oktober 2017 - 00:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Kepulauan Aru – Mentan Amran Sulaiman rencana gandeng investor lokal untuk pengembangan  peternakan Sapi di Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku. “APBD daerah terbatas, oleh karena itu ada dua cara lain yang bisa ditempuh, pertama dengan  menggandeng investor, kedua, tidak ada lagi impor (daging)” ungkap Mentan Amran saat pertemuan bersama masyarakat Kepulauan Aru, Maluku, Jumat (27/10/2017).

Rencana Pengembangan Peternakan Sapi di Kepulauan Aru. Mentan: Iklim Australia dan Kepulauan Aru Cenderung Sama*
Mentan Amran meminta pemerintah daerah dan masyarakat Kepulauan Aru untuk mendukung investasi bidang

peternakan sapi yang akan berjalan dalam waktu dekat ini.

“Seperti bertamu ke rumah orang, jika penghuni rumahnya berkelahi, maka tamu akan segan untuk datang ke rumah itu. Begitu juga dengan para investor ini, mereka adalah tamu yang  akan berinvestasi, makanya harus kita terima dengan baik (investor), karena dengan adanya investor tentu akan membangun perekonomian masyarakat ke depannya”, terang Amran.

Amran juga menjelaskan mengenai alasan pemilihan lokasi di Kepulauan Aru ini, “Karena iklim antara Australia dengan perbatasan Kepulauan Aru relatif sama, juga di sini ditemukan Kangguru, ini sangat berpotensi untuk pengembangan ternak sapi” ungkap Amran. 

Ditambahkannya, “Sebagai stimulan, kami berikan 200 sapi, selanjutnya memberikan inti plasma pada masyarakat. Masyarakat dikasih indukan, anaknya diambil masyarakat lalu setelah anaknya besar dijual kepada investor”. 

Baca Juga :  Dandim 0317/Tbk: Sinergitas dan Soliditas TNI-Polri Harus Tetap DiJaga

“Jika sapi-sapi ini tidak sampai ke sini, bapak ke Jakarta temui saya, saya bayar (sapi nya) dan saat bapak datang, Direktur Peternakan nya sudah saya ganti”, tegas Amran menjawab pertanyaan Luther, salah satu tokoh masyarakat Kepulauan Aru yang mempertanyakan komitmen Mentan Amran terhadap janjinya.

Selain memberikan 200 sapi, Amran juga menyerahkan 5000 ekor ayam untuk dipelihara oleh masyarakat Kepulauan Aru. 

Dan untuk mendukung percepatan rencana pengembangan peternakan sapi, Amran dengan lugas menyatakan akan memberikan bantuan alat mekanis peternakan sapi.

“Dan kami akan berikan 10 traktor untuk masyarakat yang nantinya akan digunakan bersama-sama” tegasnya dihadapan masyarakat Kepulauan Aru, yang turut dihadiri pula oleh Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua.SH, Bupati Kepulauan Aru, dr. Johan Gonga dan Wakil Bupati Muin Sugalrey, Kapolda Maluku Deden Juana, 

Dirlantas Maluku Kombes Heru,

Direskrim Maluku Kombes Gupukh dan Kapolres Kepulauan Aru AKBP Adolok Bormasa.

Baca Juga :  Gempa Maluku,Jajaran Polsek Balai,Polsek KKP bersama Melayu Raya galang dana

Wakil Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua SH, disela pertemuan mengatakan, “Kami sangat menyambut baik rencana pengembangan peternakan sapi ini, memang lokasi dan iklim di sini sangat menguntungkan bagi peternakan sapi” ungkapnya.

Hal senada pula disampaikan oleh Bupati Kepulauan Aru, dr. Johan Gonga, “Dengan adanya investor, pastinya akan meningkatkan taraf perekonomian masyarakat, lahan yang tadinya tidak produktif dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan pendapatan daerah. Kami sangat mendukung rencana ini” ungkapnya.

Sehari sebelumnya, Mentan Amran juga melakukan dialog bersama petani jagung di Kelurahan Siwalima, Kabupaten Kepulauan Aru. Amran menargetkan kepada Pemerintah Daerah Kepulauan Aru agar areal penanaman jagung yang saat ini hanya seluas 1000Ha, ditambah menjadi 5000Ha.

Untuk mendukung hal itu, melalui Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, Amran memberikan bantuan sebanyak 10 traktor, “Bupati urus langsung, dalam waktu dekat sudah harus di sini” tegas Amran. 

Kehadiran Mentan Amran di Kepulauan Aru selama dua hari telah menghasilkan beberapa kebijakan kongkrit, “Ini cara kerja kami, kami tidak akan datang berjanji jika tidak jelas hasilnya” pungkas Amran.(rls)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Personel Satuan Pertahanan Pantai Kodaeral IV Bersihkan Pantai bersama Warga Tanjung Uma Batam
Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Ketua DPD AKPERSI Kepri Kecam Keras Soal Intimidasi Pers di Karimun
Sektor Informal Masih Mendominasi, Wamenaker: Pemuda Perlu Ciptakan Lapangan Kerja Baru
Wakapolda Riau Resmikan Kampung Tangguh Anti Narkoba di Meranti, Desa Banglas Barat Jadi Benteng Pesisir Lawan Peredaran Gelap
Respon Cepat Samapta Polres Karimun Padamkan Kebakaran
Menaker : Pemerintah Perkuat Perlindungan Pekerja melalui Regulasi Pembatasan Alih Daya
Menteri PPPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Usulan Gerbong KRL Khusus Perempuan
Pemerintah Tegaskan Kebijakan Propekerja Lewat Regulasi dan Program Ketenagakerjaan

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:35 WIB

Personel Satuan Pertahanan Pantai Kodaeral IV Bersihkan Pantai bersama Warga Tanjung Uma Batam

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:12 WIB

Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Ketua DPD AKPERSI Kepri Kecam Keras Soal Intimidasi Pers di Karimun

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:36 WIB

Sektor Informal Masih Mendominasi, Wamenaker: Pemuda Perlu Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:15 WIB

Wakapolda Riau Resmikan Kampung Tangguh Anti Narkoba di Meranti, Desa Banglas Barat Jadi Benteng Pesisir Lawan Peredaran Gelap

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:16 WIB

Respon Cepat Samapta Polres Karimun Padamkan Kebakaran

Berita Terbaru

Berita

Mabes Polri Larang Personel Live Streaming Saat Bertugas

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:15 WIB

Liputan Kriminal

Oknum Kades Terjerat Kasus Narkoba, Polisi Amankan 48,4 Gram Sabu

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:08 WIB