class="wp-singular post-template-default single single-post postid-15983 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Bintan / Featured / Karimun

Rabu, 21 Maret 2018 - 16:59 WIB

Lima Resort di Kawasan Wisata Lagoi tercemari Limbah Minyak Hitam

Liputankepri.com,Bintan – Pencemaran limbah minyak hitam atau sludge oil di Kawasan Pariwisata Lagoi, Kabupaten Bintan semakin meluas. Sepekan terakhir setidaknya lima resort tercemari limbah minyak hitam ini. Diantaranya Bintan Lagoon, Club Med, Ria Bintan, Banyan Tree dan Nirwana Gardens .

“Hampir semua pantai resort tercemar limbah minyak hitam,” ungkap seorang pekerja salah satu resort di Lagoi, Edy. Saat ini sejumlah pekerja di masing-masing resort sedang melakukan pembersihan pantai.

Ketua DPW Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (Iskindo) Provinsi Kepri, Renal pantai resort di Lagoi hampir setiap hari diserang limbah minyak hitam. Karena itu, ia meminta tindakan nyata dari pemerintah dan instansi terkait. “Menurut saya pengawasan di perairan Kabupaten Bintan dan khususnya perairan Lagoi mesti ditingkatkan misalkan melakukan patroli gabungan di Perairan Lagoi,” katanya.

Baca Juga :  Dampak Covid-19, 15 Perusahaan di Bintan Gulung Tikar

Ia juga berharap pemerintah dan aparat menyelidiki asal muasal atau sumber pencemaran limbah minyak hitam. Serta meminta pelakunya ditindak dan diberikan sanksi yang tegas. “Penegakkan hukum harus dilakukan supaya pelaku lainnya jera dan tidak membuang limbah minyak hitam sembarangan,” tegasnya.

Kabid Pengendalian Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bintan, Hasyim mengatakan, masalah ini telah dibahas di tingkat Kementerian. Bahkan telah dibentuk tim penanggulangan tumpahan minyak di tingkat Provinsi Kepri yang diketuai oleh Gubernur Kepri. Nantinya, akan dibentuk tim penanggulangan tumpahan minyak di masing masing kabupaten/kota.

Sebelumnya, Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bintan Asri mengatakan, sejauh ini penanganan di lapangan adalah mengumpulkan limbah ke dalam drum yang disediakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. “Usai dikumpulkan, limbah kemudian dibawa ke tempat pengolahan limbah di Batam,” tukasnya.(red)

Baca Juga :  Dampak Covid-19, 15 Perusahaan di Bintan Gulung Tikar

 

 

 

 

 

 

 

 

Source:btampos

Share :

Baca Juga

Featured

Produk China Serba 9000 Lumpuhkan Pelaku Usaha di Karimun

Featured

400 Unit Knalpot Racing Dimusnahkan

Featured

M Rasyid Nur: Muamalah di Media Sosial Wajib Didasari Keimanan

Karimun

Bakri Hasyim : Tahun 2019,Pemerintah Pusat Gelontorkan Dana Rp8 Miliar

Featured

Kabid Bina Marga PUPR Natuna, Wan Tahriri : Dunia Konstruksi Itu Penuh Inovasi, Mari Terus Belajar

Karimun

Bupati Karimun Resmikan Gedung Seni dan Budaya Sungai Sebesi

Featured

Trade | Khám Phá Thế Giới Giải Trí tại 789win – Thiên Đường Giải Trí Trực Tuyến | 7-2025

Berita

IWO Karimun Gelar Silaturahmi dan Buka Bersama JK
error: Content is protected !!