Lima Resort di Kawasan Wisata Lagoi tercemari Limbah Minyak Hitam

- Jurnalis

Rabu, 21 Maret 2018 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Bintan – Pencemaran limbah minyak hitam atau sludge oil di Kawasan Pariwisata Lagoi, Kabupaten Bintan semakin meluas. Sepekan terakhir setidaknya lima resort tercemari limbah minyak hitam ini. Diantaranya Bintan Lagoon, Club Med, Ria Bintan, Banyan Tree dan Nirwana Gardens .

“Hampir semua pantai resort tercemar limbah minyak hitam,” ungkap seorang pekerja salah satu resort di Lagoi, Edy. Saat ini sejumlah pekerja di masing-masing resort sedang melakukan pembersihan pantai.

Ketua DPW Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (Iskindo) Provinsi Kepri, Renal pantai resort di Lagoi hampir setiap hari diserang limbah minyak hitam. Karena itu, ia meminta tindakan nyata dari pemerintah dan instansi terkait. “Menurut saya pengawasan di perairan Kabupaten Bintan dan khususnya perairan Lagoi mesti ditingkatkan misalkan melakukan patroli gabungan di Perairan Lagoi,” katanya.

Ia juga berharap pemerintah dan aparat menyelidiki asal muasal atau sumber pencemaran limbah minyak hitam. Serta meminta pelakunya ditindak dan diberikan sanksi yang tegas. “Penegakkan hukum harus dilakukan supaya pelaku lainnya jera dan tidak membuang limbah minyak hitam sembarangan,” tegasnya.

Baca Juga :  Dampak Covid-19, 15 Perusahaan di Bintan Gulung Tikar

Kabid Pengendalian Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bintan, Hasyim mengatakan, masalah ini telah dibahas di tingkat Kementerian. Bahkan telah dibentuk tim penanggulangan tumpahan minyak di tingkat Provinsi Kepri yang diketuai oleh Gubernur Kepri. Nantinya, akan dibentuk tim penanggulangan tumpahan minyak di masing masing kabupaten/kota.

Baca Juga :  Dampak Covid-19, 15 Perusahaan di Bintan Gulung Tikar

Sebelumnya, Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bintan Asri mengatakan, sejauh ini penanganan di lapangan adalah mengumpulkan limbah ke dalam drum yang disediakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. “Usai dikumpulkan, limbah kemudian dibawa ke tempat pengolahan limbah di Batam,” tukasnya.(red)

 

 

 

 

 

 

 

 

Source:btampos

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demi Jaga Kamtibmas Tim Raga Polres Kep.Meranti Rutin Laksanakan Patroli KRYD
Sinergitas TNI-Polri, Kapolres Karimun Silaturahmi Dengan Danlanal Karimun
Kolaborasi Kemanusiaan TNI AL dan PT TIMAH Tbk untuk Pemulihan Pascabencana di Sumatera dan Aceh
Penataan Parkir di Pelabuhan Domestik Tanjung Balai Karimun Semrawut, Terkesan Dipaksakan
Kapolri Mutasi Sejumlah PJU Polda Kepri, AKBP Yunita Stevani Jabat Kapolres Karimun
Kejari Karimun Musnahkan Barang Bukti Narkotika hingga Rokok Ilegal
Tim Resmob Polres Karimun Tangkap Pencuri Sepeda Motor di 7 TKP
Gelar Rangkaian Giat Sosial, Kapolda Kepri Hadiri Syukuran HUT Ke-75 Polairud

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:24 WIB

Demi Jaga Kamtibmas Tim Raga Polres Kep.Meranti Rutin Laksanakan Patroli KRYD

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:05 WIB

Sinergitas TNI-Polri, Kapolres Karimun Silaturahmi Dengan Danlanal Karimun

Sabtu, 10 Januari 2026 - 19:31 WIB

Kolaborasi Kemanusiaan TNI AL dan PT TIMAH Tbk untuk Pemulihan Pascabencana di Sumatera dan Aceh

Minggu, 4 Januari 2026 - 14:30 WIB

Penataan Parkir di Pelabuhan Domestik Tanjung Balai Karimun Semrawut, Terkesan Dipaksakan

Minggu, 21 Desember 2025 - 13:53 WIB

Kapolri Mutasi Sejumlah PJU Polda Kepri, AKBP Yunita Stevani Jabat Kapolres Karimun

Berita Terbaru