class="wp-singular post-template-default single single-post postid-20258 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured / Karimun / Kepri

Sabtu, 22 September 2018 - 08:34 WIB

Proyek Tambatan Perahu Nelayan di Desa Gemuruh Kundur Barat Diduga Asal Jadi

Liputankepri.com,Kundur – Proyek Dinas Perikanan kabupaten Karimun untuk pembangunan tambatan perahu nelayan yang berada di Teluk kecik dusun 2 Desa Gemuruh Kundur Barat menggunakan APBD Kabupaten Karimun tahun 2018 sebesar Rp 207.158.000,- Diduga asal jadi.

Proyek pembangunan tambatan perahu nelayan yang dikerjakan oleh CV.ARILA JAYA selaku pemenang lelang sempat diperiksa oleh pihak Kejaksaan Tanjungbatu Kundur beserta Dinas Perikanan.

“Kondisi tambatan perahu nelayan yang dikerjakan oleh CV.ARILA JAYA ini sempat menjadi polemik di tengah-tengah masyarakat,kami minta aparat hukum untuk menindaklanjutinya,”jelas salah satu warga Teluk kecik yang enggan disebutkan namanya baru-baru ini.

Bukan itu saja katanya,panjang tambatan perahu nelayan tersebut awalnya 120 Meter dan Lebar 2 Meter,namun setelah selesai dikerjakan hanya 112 Meter saja,”ungkapnya dengan kesal.

Sapridin selaku PPK Dinas Perikanan Pemkab Karimun ketika dikonfirmasi mengatakan proyek tambatan perahu nelayan ini merupakan usulan dari masyarakat melalui proses lelang.

“Kalau ada masalah dengan pengerjaan tersebut,hal itu merupakan tanggung jawab kontraktor pelaksana,”ujar Sapridin.

Ia mengatakan,pihaknya bersama Kejaksaan Tanjungbatu Kundur sudah meninjau ke lokasi,dan memang pengerjaannya tidak sesuai dengan yang kita harapkan.

“Kami sudah memberikan peringatan kepada kontraktor pelaksana yaitu CV.ARILA JAYA agar segera di selesaikan,kalau tidak maka proyek ini tidak dibayarkan,”tegasnya.

Terpisah,Junaidi selaku direktur CV.ARILA JAYA ketika di konfirmasi mengatakan, masalah pengerjaan tambatan perahu,memang ada masalah dengan papan yang di kerjakan kemarin.

Sebab dikarenakan tidak tersedianya papan di daerah sana karena keterbatasan itu maka kami menunggu hingga adanya papan yang layak.

“Tapi kita sudah kita tindaklanjuti untuk menggantinya,”kata Junaidi.***

 

Share :

Baca Juga

Featured

Đăng nhập Hello88 bắt đầu hành trình giải trí của bạn

Batam

Lagi, Kekerasan Terhadap Dua Wartawan Terjadi di Batam

Featured

Aksi Peretasan Meningkat, Pemerintah Diminta Waspada

Batam

Tim WFQR Amankan Boat Fiber Pengangkut TKI Ilegal di Perairan Leho Karimun

Batam

BP Batam Gandeng Kemenkeu RI Sosialisasikan Penggunaan Aplikasi SIMAN V2

Featured

Pjs Ketua PKK Meranti Ikuti Rakor dan Konsultasi TP-PKK se-Provinsi Riau

Featured

Anak Terlahir dari Perkawinan Campur? Seperti Ini Keuntungannya

Berita

Danlanal TBK Gelar Makan Malam Bersama Awak Media
error: Content is protected !!