Mortil Aktif Tersangkut di Jaring Nelayan

- Jurnalis

Kamis, 3 November 2016 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri..com-Nelayan Zulkifli Warga Teluk Air Kecamatan Karimun, menemukan dua Buah bahan peledak jenis Mortir. Mortir yang Masih aktif itu di simpan di Halaman depan rumah pasangan dedi dan syarifah warga RT/RW 03/01, Kelurahan Teluk Air, Kecamatan Karimun. Pasangan suami-istri itu rencananya akan menjual benda itu ke pengumpul besi tua. Kami tak tahu  benda itu mortir aktif,”kata Syarifah saat ditemui di kediamannya,Rabu (2/11)

Mortir tersebut didapat ketika adik iparnya, Zulkifli tengah menjaring ikan di sekitar perairan Rukau, Kecamatan Moro. Mortir tersebut tersangkut di jaring ikan. Benda itu bahkan berada diatas kapal ikan selama 10 hari.

Sebelum di laporkan ke pihak yg berwajib, mortir tersebut sempat di bersihkan oleh suami saya,”ungkapnya.

Kasatpolair Polres Karimun Iptu Sahata Sitorus begitu mendapat laporan adanya dua temuan yang diduga bom itu segera menurunkan anggotanya ke lokasi. Tak lama berselang, beberapa anggota Polsek Balai Karimun juga turun ke lokasi untuk memastikan kalau benda itu bom atau bukan. Dua benda itu akhirnya dievakuasi ke Mapolsek Balai Karimun.

Selang tak berapa lama, Kepala Brimob Subden 4 Den A Pelopor Tanjungbalai Karimun Ipda Rizal Rahim turun ke Mapolsek Balai Karimun untuk memastikan apakah benda itu bahan peledak atau bukan. Berdasarkan penelitiannya, ternyata benda itu adalah bahan peledak jenis mortir yang masih aktif.

Untuk membuktikan aktif atau bukan, nanti dicek menggunakan  X-Ray,”ujarnya.

Rizal mengungkapkan,pihaknya segera mungkin akan melaporkan temuan itu kepada Kapolres Karimun dan kemudian akan mengevakuasi mortir tersebut ke Batam. Kemudian Tim Gegana akan melaksanakan Disposal. Jika terlalu lama dibiarkan, maka akan membahayakan masyarakat ,karena mortir itu masih aktif. Jika sudah berada di Batam, kemungkinan besar akan dimusnahkan.(cenk/red)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru
Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC
Hari Nelayan Nasional, Polsek Kundur Bersama KSOP Salurkan Life Jacket kepada Nelayan
Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan
LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat
TNI AL Gagalkan Upaya Pencurian Batu Granit di Perairan Selat Gelam, Karimun
Satresnarkoba Polres Karimun Ungkap 14 Kasus serta Musnahkan 558,7 Gram Sabu
Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:59 WIB

Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru

Rabu, 15 April 2026 - 09:32 WIB

Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC

Senin, 13 April 2026 - 10:01 WIB

Hari Nelayan Nasional, Polsek Kundur Bersama KSOP Salurkan Life Jacket kepada Nelayan

Selasa, 7 April 2026 - 10:58 WIB

Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan

Minggu, 5 April 2026 - 19:26 WIB

LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat

Berita Terbaru