Meminimalisir Pelanggaran Kapal Tangkap Ikan di Karimun

- Jurnalis

Selasa, 7 Maret 2023 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto (Irwindi) Satuan Kerja Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Satker PSDKP) Tanjung Balai Karimun Anton Suanda

Foto (Irwindi) Satuan Kerja Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Satker PSDKP) Tanjung Balai Karimun Anton Suanda

Karimun – Sebagai wilayah yang didominasi dengan laut, dan sebagian masyarakat bergantung dari hasil alam yang ada membuat banyaknya aktivitas penangkapan ikan yang dilarang. Seperti menangkap dengan alat yang dapat merusak ekosistem laut.

Saat dikonfirmasi awak Media ini, Penanggung Jawab Satuan Kerja Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Satker PSDKP) Tanjung Balai Karimun Anton Suanda mengatakan bahwa, untuk di wilayah Kabupaten Karimun pelanggaran yang dilakukan oleh kapal ikan asing jarang terjadi.

“Kalau untuk kapal ikan asing, selama saya Dinas di sini belum ada temuan kebanyakan pelanggaran tersebut terjadi di wilayah kerja Natuna,” ungkap Anton Suanda, Selasa (07/03) sekitar pukul 11.00 Wib.

Sedangkan untuk kapal ikan Indonesia sendiri, dirinya menjelaskan bahwa di Karimun masih di dominasi dengan nelayan tradisional kebawa. Sehingga tidak terlalu signifikan pelanggaran terjadi.

“Mereka nelayan tradisional di Karimun, yang sering ditemui kebanyakan administrasi saja. Namun hal itu kita maklumi, yang mana di dalam peraturan mereka di benarkan untuk tidak wajib melapor melainkan hanya saja bentuk pengawasan kepada mereka kita lakukan dengan teliti,” terang Anton Suanda.

Kendati demikian, pelanggaran kapal ikan asing maupun kapal ikan tradisional jarang sekali terjadi. Pihaknya sangat intens melakukan pengawasan.

“Pengawasan selalu kita lakukan, seperti patroli laut maupun sosialisasi kepada nelayan tradisional agar tidak terjadinya pelanggaran yang melawan hukum khususnya alat tangkap yang digunakan. Mencegah lebih baik, daripada mengobati”. pungkasnya.**

Reporter : Irwindi

Editor : Agustian Indramajid

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Asmar Siap Evaluasi Tarif Angkut Buruh, Dorong Solusi Bersama Pengusaha
Polsek Bukit Batu Amankan Pelaku dan 9 Paket Sabu Siap Edar di Pondok Pinggir Jalan
Buruh Meranti Deklarasikan Dukungan Sabuk Kamtibmas, Bupati dan Kapolres Tekankan Sinergi Jaga Stabilitas Daerah
Wakapolda Riau dan Wabup Meranti Resmikan Kampung Tangguh Anti Narkoba, Tegaskan “Zero Tolerance”
Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Ketua DPD AKPERSI Kepri Kecam Keras Soal Intimidasi Pers di Karimun
Polres Kepulauan Meranti Monitoring BBM : Antrean Normal, Stok Aman
Wakapolda Riau Resmikan Kampung Tangguh Anti Narkoba di Meranti, Desa Banglas Barat Jadi Benteng Pesisir Lawan Peredaran Gelap
May Day 2026: Komitmen Negara Melindungi Pekerja Hingga ke Tengah Lautan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:25 WIB

Bupati Asmar Siap Evaluasi Tarif Angkut Buruh, Dorong Solusi Bersama Pengusaha

Senin, 4 Mei 2026 - 13:42 WIB

Polsek Bukit Batu Amankan Pelaku dan 9 Paket Sabu Siap Edar di Pondok Pinggir Jalan

Senin, 4 Mei 2026 - 10:36 WIB

Buruh Meranti Deklarasikan Dukungan Sabuk Kamtibmas, Bupati dan Kapolres Tekankan Sinergi Jaga Stabilitas Daerah

Senin, 4 Mei 2026 - 10:35 WIB

Wakapolda Riau dan Wabup Meranti Resmikan Kampung Tangguh Anti Narkoba, Tegaskan “Zero Tolerance”

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:12 WIB

Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Ketua DPD AKPERSI Kepri Kecam Keras Soal Intimidasi Pers di Karimun

Berita Terbaru