232 Jemaah Calon Haji Kloter 6 Beresiko Tinggi, TKHI Sarankan Jemaah Gunakan Alat Pelindung

- Jurnalis

Minggu, 14 Juli 2019 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com ,Madinah – Sebanyak 232 orang Jemaah Calon Haji Kloter 6 masuk dalam kategori beresiko tinggi hal itu dikarenakan para jemaah telah berusia lanjut, namun begitu untuk menghindari resiko para jemaah terserang sakit dna sebagainya disarankan untuk menggunakan alat pelndung, demikian disampaikan Tim Kesehatan Haji Indonedia (TKHI) Riau Kloter 6 yang mendampingi Jemaah Calon Haji Meranti, Kota Pekanbaru dan Inhu.

“Kami sebagai TKHI mengajurkan jemaah untuk selalu membawa dan menggunakan alat pelindung diri (APD) saat berada diluar pengunapan,” ujar Kabag Humas dan Protokol Meranti Hery Putra SH menirukan perkataan Ketua Tim TKHI Kloter 6 dr. Elmi Astrabel yang mendampingi Jemaah Calon Haji Kloter 6 Riau.

Pelindung diri yang dimaksut Tim TKHI meliputi, topi/payung, kacamata, masker, semprotan air, dan alas kaki, selin itu untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh dr. Elmi juga menyarankan makan secara banyak mengkonsumsi air putih.

“Makan teratur dan minum banyak air putih ini gunanya agar tubuh mendapat asupan tenaga dan cairan untuk menghindari dehidrasi apalagi di cuaca panas ekstrim,” jelasnya.

Seperti diketahui, jumlah Jemaah Calon Haji yang tergabung dalam Kloter 6 Riau berjumlah 440 orang terdiri dari 252 Jemaah Wanita dan 187 Jemaah Laki-Laki, dari jumlah itu 70 persennya tercatat telah berusia lanjut.

Namun begitu, meski jumlah Jemaah Calon Haji Kloter 6 yang beresiko tinggi cukup banyak berkat kedisiplinan mengikuti saran serta petunjuk dokter TKHI, diakui dr. Elmi seluruh Jemaah Kloter 6 khususnya Kepulauan Meranti yang berjumlah 90 orang berada dalam kondisi sehat dan stabil.

“jamaah Meranti saat ini masih dalam keadaan stabil dan baik, walau pun masih ada keluhan pegal-pegal, letih dan nyeri tenggorakan akibat kelelahan dalam beribadah dan tinggi nya suhu di Madinah,” aku Ketua TKHI dr. Elmi.

Sekedar informasi, memasuki hari Ke-5 aktifitas Jemaah Calon Haji Meranti dilanjutkan dengan mengunjungi Jabal Magnet, perkebunan Qurma dan pusat pencetakan Al-Quran di Kota Madinah. Ditempat itu para Jemaah Calin Haji diberikan cenderamata oleh perushaan berupa Al-Quran. (Rls)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta
Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan
LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat
Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah
Jadi Ajang Pungutan ‘Fee’ Proyek Swakelola Sumur JIAT Tahap II di Meranti Terancam Gagal Serah Terima
Jelang Idul Fitri 2026, Pejabat Pemkab Meranti Terancam Dapat Sangsi Tegas Jika Gunakan Kendaraan Dinas Untuk Mudik
Pemkab Kepulauan Meranti dan Kanwil DitjenPAS Riau Teken MoU, Perkuat Pembinaan Warga Binaan Menuju Kemandirian
Subuh On The Road Pamapta Sampaikan Aduan Masyarakat lewat 110 Polres Meranti

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:46 WIB

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Selasa, 7 April 2026 - 10:58 WIB

Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan

Minggu, 5 April 2026 - 19:26 WIB

LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:07 WIB

Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:18 WIB

Jadi Ajang Pungutan ‘Fee’ Proyek Swakelola Sumur JIAT Tahap II di Meranti Terancam Gagal Serah Terima

Berita Terbaru