Ada Apa: Penyelidikan Dua Kasus Dugaan Korupsi Di Meranti Dihentikan, Kasi Pidsus Bantah Pengakuan Kasi Intel Ada CCO

- Jurnalis

Rabu, 31 Juli 2019 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputabkepri.com, MerantiTerkait pemberhentian penyelidikan beberapa kasus dugaan tindak pidana korupsi diwilayah Kabupaten Kepulauan Meranti yang ditangani oleh Kejaksaan Negeri (Kajari) Meranti pada pertengahan tahun 2018 lalu kini dihentikan, hal itu menjadi pertanyaan banyak pihak.

Sedikitnya lebih kurang 6 kasus dugaan tindak pidana korupsi yang ditangani kajari Kabupaten Kepulauan Meranti, dua diantaranya penyelidikan telah dihentikan. Seperti kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan di Rumah Sakit umum Daerah (RSUD) Kepulauan Meranti dan Pengadaan Laboratorium Multimedia Wireless Portabel Berbasis Software tingkat Sekolah Dasar (SD) di dinas pendidikan.

Penyelidikan kedua kasus tersebut dihentikan oleh pihak Kejaksaan karena kedua tidak memiliki bukti yang cukup untuk meningkatkan perkara ini ketingkat penyidikan.

Dikutip dari beberapa media lokal atas pengakuan Kepala Seksi Intelijen Kejari Kepulauan Meranti, Zia Ul Fattah Idris SH. yang beralasan bahwa dari hasil penyelidikan atas proyek tersebut pihaknya tidak menemukan kerugian negara. Adapun pengurangan spesifikasi dalam Contract Change Order (CCO) menurut pihak Kejaksaan tidak ada masalah.

“Sudah selesai. Tak ada kerugian negara yang kita temui. Pengurangan spek di dalam CCO pun tidak ada masalah,” tegas Zia ul Fattah kepada wartawan di Selatpanjang.

Begitu juga Kepala Seksi Pidana Khusus, Robby Prasetya SH MH, ketika dikonfirmasi media ini begitu tegas mengatakan penyelidikan kedua kasus tersebut sudah dihentikan.

“Untuk penyelidikan kami sudah cukup dan tidak ada menimbulkan kerugian negara,” Kata Robby Prasetya kepada media ini melalui via telfon pribadinya, Senin 29/07/2019 kemaren.

Menariknya ketika disingung mengenai atas pengakuan Kepala Seksi Intelijen Kejari Kepulauan Meranti, Zia Ul Fattah Idris SH kepada awak media bahwa sebelumnya kasus tersebut ada CCO ia malah mengaku heran dan membantahnya.

“Mana ada CCO, Saya juga bingung apa yang di CCO,” Bantah Kepala kasi Piksus Robby Prasetya SH MH

“Dijelaskanya, Laboratorium Multimedia Wireless Portabel Berbasis Software tingkat Sekolah Dasar (SD) Ekatalok, begitu juga pengadaan Alkes, Ekatalok itu mereka yang pesan lansung ketokonya, barang yang dipesan sesuai apa yang didatangkan. mungkin karena barang yang dipesan itu lecet dan tidak diambil kemudian diganti dengan yang baru tapi pihak RSUD tidak mau mengambil,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti Budi Rahrjo, SH MH sejauh ini belum bisa diminta keterangan beberapa kali didatangi dikantornya untuk diminta keterangan ia tidak berada di kantor Kepala Seksi Intelijen Kejari Kepulauan Meranti, Zia Ul Fattah Idris SH. Hingga berita ini diterbitkan.(Rls/Tmy)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
Berujung Kekerasan Polsek Tebing Tinggi Respon Cepat Amankan Pelaku KDRT 
Menaker Tekankan Pelatihan Vokasi agar Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja
Polsek Tualang Optimalkan Pengamanan CFD Aman dan Meriah
Kemnaker Perluas Kesempatan Kerja Disabilitas lewat Pelatihan Wirausaha
Semangat Kebersamaan, Progres HARI KE-03 Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Di Kabupaten Kepulauan Meranti
Menaker : Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja
Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 13:22 WIB

Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan

Senin, 20 April 2026 - 12:32 WIB

Berujung Kekerasan Polsek Tebing Tinggi Respon Cepat Amankan Pelaku KDRT 

Minggu, 19 April 2026 - 20:37 WIB

Menaker Tekankan Pelatihan Vokasi agar Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja

Minggu, 19 April 2026 - 12:02 WIB

Polsek Tualang Optimalkan Pengamanan CFD Aman dan Meriah

Minggu, 19 April 2026 - 12:01 WIB

Kemnaker Perluas Kesempatan Kerja Disabilitas lewat Pelatihan Wirausaha

Berita Terbaru

Berita

Polsek Tualang Optimalkan Pengamanan CFD Aman dan Meriah

Minggu, 19 Apr 2026 - 12:02 WIB