class="wp-singular post-template-default single single-post postid-29364 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Ekonomi / Karimun / Kepri

Selasa, 14 Januari 2020 - 08:30 WIB

Presiden arahkan 4 FTZ Kepri diintegrasikan

Batam – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengarahkan agar empat Free Trade Zone (FTZ) atau Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Bebas (KPBPB) di Batam, Bintan, Karimun, dan Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), diintegrasikan.

“Kami sedang menggodok kebijakan arahan Presiden. Kami diminta menyiapkan untuk mengintegrasikan empat FTZ atau KPBPB yang ada di Batam, Bintan, Karimun dan Tanjung Pinang,” kata Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono di Batam, Kepri, Senin (13/1/2020).

Sebanyak empat KPBPB di Kepri itu memiliki empat dewan kawasan dengan empat PP masing-masing.

Baca Juga :  Bawaslu temukan 10 pelanggaran saat proses "pencoblosan" Pilgub Riau

Saat ini, Keppres BP Bintan dan Karimun sudah tidak diperpanjang. Karenanya, kata dia, Presiden Jokowi memberikan arahan untuk menyusun konsep integrasinya.

Dengan integrasi empat kawasan di provinsi yang sama itu, maka biaya antarkawasan juga lebih efisien.

“Kemarin saya keliling beberapa industri di Bintan. Saya tanya ke beberapa di antara mereka, mereka ngeluh pergerakan antarkawasan administrasinya lebih sulit. Cost lebih tinggi,” kata dia.

Ongkos mengirimkan barang antarkawasan relatif lebih mahal ketimbang mendatangkan kebutuhan dari Singapura. Karenanya dibutuhkan integrasi antarkawasan.

Baca Juga :  Penerapan New Normal Ibarat Dua Mata Pisau

Ia mengatakan Presiden Jokowi menargetkan pihaknya menyelesaikan konsep integrasi selama 3 bulan. Pihaknya menghubungi Gubernur dan Ketua DPRD Kepri, karena sesuai UU, otoritas di kepala daerah, dan DPRD.

“Ini harus didiskusikan dulu. Arahannya jelas supaya lebih efisien lebih optimal,” kata dia.

Sebagai tahap awal, pihaknya akan mendudukkan kelembagaannya dulu.

“Kita harus hati-hati karena kalau integrasi juga tidak lebih optimal, malah sayang,” kata dia.*

(sbr)

Share :

Baca Juga

Berita

Polres Karimun Laksanakan Apel Gelar Pasukan Ops Keselamatan Seligi Tahun 2023

Featured

Kasus Ratih Masih Misteri

Ekonomi

Rizal Ramli: Penumpang ke Bandara Silangit Penuh

Featured

Pekerja Kedai Kopi Natal yang Dianiaya Majikan Dijemput Agen Penyalurnya

Karimun

Pemerintah Lakukan Pengawasan Terhadap Toko Yang Menjual Barang Kadaluwarsa

Featured

Sembunyikan Sabu Dalam Anus,Petugas KPPBC Amankan Warga Sumbawa Saat Melewati Mesin X-Ray

Berita

Polisi Amankan Tiga Pelaku Kasus Perjudian Di Karimun

Batam

Covid-19, Polda Kepri sisir tempat yang dianggap rawan
error: Content is protected !!