Gelar Kegiatan di Hotel,Habiskan Anggaran Sistem Kebut Semalam

- Jurnalis

Jumat, 2 Desember 2016 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com – Meskipun Komisi II yang membidangi masalah keuangan dan badan anggaran DPRD Kabupaten Karimun bersama tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) terkait pemangkasan atau rasionalisasi anggaran yang diakibatkan defisit penerimaan keuangan daerah.Setiap tahun perilaku menghabiskan anggaran dalam waktu singkat di penghujung tahun ini selalu berulang,mengingat pada tahun lalu dengan kondisi anggaran yang defisit.

Menghabiskan anggaran di akhir tahun sepertinya sudah menjadi rutinitas tahunan di pemerintahan kabupaten Karimun.Ketika serapan anggaran masih relatif minim,dengan sistem kebut semalam (SKS) serapan menjadi begitu cepat dengan mengadakan kegiatan di beberapa hotel di bilangan Karimun,terutama menjelang akhir tahun.

Pergerakan serapan belanja yang begitu lambat di awal, lalu tiba-tiba bisa melesat cepat menjelang berakhirnya tahun memang patut dipertanyakan. Apalagi kejadian ini bukan hanya pada tahun ini,akan tetapi terus berulang setiap tahun,”kata Hariono ketua 1 Komda Karimun Reclassering Indonesia.

“Sungguh miris,karena pemerintah tidak pernah belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya,bisa dipastikan penyerapan anggaran yang sangat cepat dalam waktu singkat,membuat penggunaannya menjadi tidak jelas arah dan tujuannya.

Bahkan katanya,beberapa kegiatan di sejumlah dinas di pemerintahan kabupaten Karimun seperti dipaksakan dan terkesan asal ada,yang pasti asal anggaran bisa habis.Parahnya lagi,lemahnya pengawasan kerap dimanfaatkan pihak tertentu mengeruk keuntungan,rendahnya penyerapan juga cermin dari perencanaan anggaran pemerintah daerah yang buruk,”paparnya.

”Kita berharap,kalau memang anggaran kita tidak tersedia atau tidak cukup,maka proyek maupun kegiatan lainnya yang sudah dianggarkan tersebut ditunda untuk dilaksanakan pada tahun ini.Artinya, anggaran yang tersedia saat ini dapat digunakan untuk hal-hal yang lebih prioritas saja dulu,”ujar Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Karimun,M Yusuf Sirat.**

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru
Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC
Hari Nelayan Nasional, Polsek Kundur Bersama KSOP Salurkan Life Jacket kepada Nelayan
Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan
LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat
TNI AL Gagalkan Upaya Pencurian Batu Granit di Perairan Selat Gelam, Karimun
Satresnarkoba Polres Karimun Ungkap 14 Kasus serta Musnahkan 558,7 Gram Sabu
Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:59 WIB

Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru

Rabu, 15 April 2026 - 09:32 WIB

Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC

Senin, 13 April 2026 - 10:01 WIB

Hari Nelayan Nasional, Polsek Kundur Bersama KSOP Salurkan Life Jacket kepada Nelayan

Selasa, 7 April 2026 - 10:58 WIB

Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan

Minggu, 5 April 2026 - 19:26 WIB

LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat

Berita Terbaru