class="wp-singular post-template-default single single-post postid-34122 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Batam / Berita / Ekonomi / Gaya Hidup / Kepri / Law / Nasional / Politik / Video

Kamis, 29 Oktober 2020 - 20:54 WIB

Investasi di Kepri tidak sebanding dengan ekonomi rakyat

Tanjungpinang – Investasi bernilai puluhan hingga ratusan triliunan rupiah di Kepulauan Riau tersebut belum berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Pjs Gubernur Kepulauan Riau Bahtiar Baharuddin menyatakan pemerintah daerah setempat tidak menikmati hasil pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor laut, padahal secara geografis memilki luas lautan 96 persen, hanya sekitar 4 persen daratan.

Bahtiar sudah mengecek kontribusi PAD di daerah tersebut, 97 persen berasal dari pajak kendaraan bermotor (PKB), sementara laut tidak ada hubungan dengan APBD.

“Lalu laut untuk siapa, dan siapa yang menikmati,” kata Bahtiar di Tanjungpinang, Kamis (29/10).

Baca Juga :  Kejari Tanjungpinang sita Rp4,3 miliar dana pencucian uang kasus narkoba

Menurutnya laut Kepri sangat luas, namun yang dikuasai hanya sekitar 24,9 persen, itu pun belum dikurangi zona militer dan kawasan strategis.

“Paling tersisa sekitar 18 persen saja laut yang kita kuasai. Provinsi ini tidak menikmati apa-apa,” katanya menegaskan.

Selain itu, Dirjen Politik dan Pemerintah Umum Kemendagri ini turut menyoroti minimnya kontribusi kawasan ekonomi khusus (KEK) maupun Free Trade Zone (FTZ) bagi APBD Kepri.

Menurutnya, masih banyak warga yang susah, bahkan untuk beli masker saat pandemi COVID-19 saja sulit. Belum lagi angka pengangguran yang mencapai 60 ribu orang.

Baca Juga :  APBD Kepri 2021 naik sebesar Rp29 miliar

“Investasi memang bagus, tapi tidak berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi rakyat. Itu yang terjadi hari ini,” tutur Bahtiar.

Bahtiar berkomitmen menuntaskan sejumlah permasalahan ekonomi yang terjadi di wilayah tersebut.

Kepri, kata dia, memiliki banyak peluang ekonomi namun belum dikelola secara optimal.

“Selama 71 hari menjabat Pjs Gubernur Kepri, saya upayakan menuntaskan persoalan di Kepri, orientasinya tentu demi kepentingan masyarakat umum,” harap Bahtiar.***

Share :

Baca Juga

Advertorial

Inspektorat Daerah Kabupaten Bengkalis Gelar Penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja Tahun 2025

Featured

Kejati Riau Periksa Lima Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Fiktif BRK

Kepri

KLM Surya Mentari II Tenggelam di Perairan Pulau Sayak

Featured

2017,Pemkab Karimun Lanjutkan Proyek Gedung KECC

Bengkalis

Bupati Bengkalis Sebut Festival Musik Sebagai Wadah Menyalurkan Minat dan Bakat

Bengkalis

Pemkab Bengkalis Gelar Exit Meeting Pemeriksaan Interim LKPD 2024 Bersama BPK RI

Criminal

Bawa Sabu 1 Kg dari Batam, Penumpang SB Kurnia II Ditangkap Tim Gabungan

Berita

Kejari Pasaman Ajak Media Laporkan Temuan Kegiatan Fiktif
error: Content is protected !!