Ini Kronologi Terbongkarnya Upaya Peledakan Istana Negara

- Jurnalis

Minggu, 11 Desember 2016 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepei.com,Jakarta – Tiga terduga teroris pada Sabtu (10/12), ditangkap di Jalan Bintara Jaya VIII RT 04/RW 09, Bekasi Barat. TIga terduga teroris itu terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan, berinisial NS, AS, dan DYN. Seluruh terduga sudah diamankan di Markas Komando (Mako) Densus 88 Antiteror Jakarta. Warga sekitar, khususnya yang menghuni kontrakan dua lantai tersebut, tidak diperbolehkan masuk ke lokasi.

aalpcpa.img_.jpg

©Polisi berjaga di lokasi penggerebakan sebuah rumah di Bintara Jaya, Bekasi, Sabtu (10/12). Di rumah bertingkat tiga bercat biru dan pink ditemukan benda diduga bom.

Menurut keterangan polisi, awalnya anggota Densus 88 Antiteror memang sudah melakukan pembuntutan dari Solo ke Jakarta terhadap salah satu kendaraan yang dikemudikan pelaku. Rencananya, bom akan diledakkan di Istana Negara saat serah terima jaga pasukan pengaman presiden (paspampres) pada Ahad (11/12).

Pada Sabtu (10/12) sekitar pukul 15.40 WIB, dilakukan penangkapan terhadap NS dan AS di bawah flyover Kalimalang. Selang berapa lama, pukul 15.50 dilakukan penangkapan terhadap DYN di kos-kosanan Jl. Bintara Jaya VIII dan ditemukan bom di kamar 104 yang tersimpan di dalam tas ransel warna hitam.

Di lokasi, polisi menemukan bom seberat tiga kilogram dengan tipe high explosive (berdaya ledak tinggi) hingga mencapai radius 300 meter persegi. Hingga kini, polisi masih berjaga-jaga. Olah TKP lanjutan akan diadakan pada Ahad (11/12) pukul 08.00 WIB.

 

Sumber republica.co.id

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gelar Rangkaian Giat Sosial, Kapolda Kepri Hadiri Syukuran HUT Ke-75 Polairud
Diduga Ada Upaya Penghentian Kasus Perusakan Mangrove dan Batching Plant Ilegal di Meranti, Sumber Klaim Polisi “Sudah Diatur”
Kapolsek Tambang Dinginkan Aksi Spontan Wali Murid Demontrasi di SD N 02 Desa Tarai Bangun
Diduga Institusi Polri Kembali “Melawan” Perintah Prabowo, Penyidikan Kasus Santo Cs Rusak Hutan Mangrove di Meranti Diduga Di-SP3 Diam-diam
Diduga Ada Oknum Bea Cukai Beking Cukong Rokok Ilegal
Pemkab Meranti Dorong Pemuda HMI Jadi Penggerak Ekonomi Pesisir
Warga Karimun Lapor ke Menkeu Purbaya Soal Peredaran Rokok Ilegal
Patroli Tengah Malam, Kapolsek Tualang Pimpin Pengecekan Pos Ronda Demi Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 08:04 WIB

Gelar Rangkaian Giat Sosial, Kapolda Kepri Hadiri Syukuran HUT Ke-75 Polairud

Rabu, 26 November 2025 - 11:39 WIB

Diduga Ada Upaya Penghentian Kasus Perusakan Mangrove dan Batching Plant Ilegal di Meranti, Sumber Klaim Polisi “Sudah Diatur”

Rabu, 12 November 2025 - 19:42 WIB

Kapolsek Tambang Dinginkan Aksi Spontan Wali Murid Demontrasi di SD N 02 Desa Tarai Bangun

Selasa, 11 November 2025 - 22:12 WIB

Diduga Institusi Polri Kembali “Melawan” Perintah Prabowo, Penyidikan Kasus Santo Cs Rusak Hutan Mangrove di Meranti Diduga Di-SP3 Diam-diam

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 10:53 WIB

Diduga Ada Oknum Bea Cukai Beking Cukong Rokok Ilegal

Berita Terbaru

Berita

Jelang Nataru 2025, Polsek Tambang Gelar Rakor Pengamanan

Kamis, 4 Des 2025 - 19:36 WIB