Polisi Temukan Mayat Yang Mengapung di Perairan Karimun

- Jurnalis

Senin, 29 Maret 2021 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun – Akhirnya Polisi berhasil mengungkap identitas mayat yang ditemukan mengapung di sekitar perairan PT Saipem Karimun Yard (SKY) pada Senin (29/3/2021) pagi.

Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan melalui Kasat Reskrim AKP Herie Pramono ketika dikonfirmasi mengatakan, mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut merupakan seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau sekarang disebut Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Karang Anyar, Jawa Tengah.

Terkuaknya identitas mayat tersebut setelah polisi melakukan identifikasi terhadap di ruang pemulasaraan jenazah RSUD Muhammad Sani.

Herie mengatakan, berdasarkan identifikasi polisi, dalam kantong pakaian mayat tersebut ditemukan dompet warna hitam berisi 1 KTP atas nama Supriyono alias Ronggo, kemudian 1 Kartu Kerja Luar Negeri, 1 ATM Bank Ria, 1 ATM BRI, 1 kartu perdana U.com, kartu nama dan uang ringgit Malaysia dengan total 59 RM.

“Identitas lengkap mayat tersebut adalah mayat tersebut bernama Supriyono alias Ronggo, jenis kelamin laki-laki, usia 40 tahun, agama Islam, pekerjaan swasta. Alamatnya: Bakaran, RT 0, RW 06, Desa Sukosari, Jumantono, Karang Anyar, Jawa Tengah,” ujar Herie.

Dikatakan, berdasarkan hasil visum et repertum oleh petugas forensik RSUD Muhammad Sani, mayat atas nama Supriyono telah mengalami pembusukan selama 2 hari.

Baca Juga :  Surat tanah Sporadik yang di keluarkan Kades Tanjung Irat menuai masalah

“Tidak ditemukan tanda kekerasan pada seluruh tubuh korban,” jelasnya.

Herie menyebut, jenazah tersebut merupakan bagian dari TKI yang berangkat dari Malaysia dan terdampar di Pulau Takong Hiu. Saat ini, pihaknya tengah melaksanakan assistensi dan supervisi terhadap Kapolsek Meral dan Kapolsek Tebing terkait pencarian lebih lanjut terhadap rekan korban lainnya yakni Syahrul, Fijai, Indra, Soni, Herianto dan Armin.

Sebelumnya diberitakan, sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki mengapung di perairan belakang PT Saipem Karimun Yard (SKY), Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat, Senin (29/3/2021).

Mayat yang masih mengenakan pakaian baju kaos oblong warna hitam dan celana jeans pendek warna biru serta sendal tali warna hitam tersebut diduga seorang TKI yang menumpang kapal speedboat dari Malaysia.

Baca Juga :  Kasus Tiga Orang Kurir Sabu yang Ditangkap di Vihara Sawang Dilimpahkan ke Polres Karimun

Kapolres Karimun, AKBP Muhammad Adenan melalui Kasatpolair, Iptu Binsar Samosir mengatakan, kronologis penemuan mayat tersebut berawal adanya informasi dari Arianto (34) selaku nakhoda tugboat TB Orlando Dolpin.

Arianto menginformasikan kepada petugas patroli Satpolair Polres Karimun, bahwa ada penemuan mayat di perairan belakang PT Saipem yang berada di Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat.

Begitu mendapat informasi itu, anggota Satpolair Polres Karimun langsung melaksanakan SAR dan penyisiran ke lokasi kejadian.

“Anggota Satpolair Polres Karimun langsung melaksanakan SAR dan penyisiran menggunakan KP.1002 di sekitar perairan PT.Saipem. Sekitar pukul 08.30 WIB, KP 1002 menemukan satu orang mayat berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas dalam keadaan terapung dengan posisi telentang,” ujar Binsar.**

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menaker : Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja
Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan
Wabup Meranti Terima Kunjungan PLN, Bahas Penguatan Layanan Listrik hingga Respons Keluhan Masyarakat
Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru
Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru
Kepala BP Batam Harap Kajian Seskoau Berikan Rekomendasi Strategis bagi Perkembangan Batam
Penduduk Usia Lanjut Meningkat, Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja Lansia
PT TIMAH Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Peternakan Ayam Kampung di Kabupaten Karimun

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:03 WIB

Menaker : Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja

Kamis, 16 April 2026 - 17:08 WIB

Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan

Kamis, 16 April 2026 - 12:47 WIB

Wabup Meranti Terima Kunjungan PLN, Bahas Penguatan Layanan Listrik hingga Respons Keluhan Masyarakat

Kamis, 16 April 2026 - 10:07 WIB

Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru

Kamis, 16 April 2026 - 08:17 WIB

Kepala BP Batam Harap Kajian Seskoau Berikan Rekomendasi Strategis bagi Perkembangan Batam

Berita Terbaru