class="wp-singular post-template-default single single-post postid-36837 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Batam / Berita / Kepri / Law / Liputan Kriminal / Video

Senin, 12 April 2021 - 08:48 WIB

Bebas Bersyarat Sipriyanus Berujung Kematian

Batam – Keluarga besar Sipriyanus menunggu pembebasan bersyarat dari Rumah Tahanan di daerah Tembesi Batam kepulauan Riau berujung kabar kematian.

Hal ini diceritakan oleh Pransiscus selaku Abang ipar dari Sipriyanus kepada media Liputan Kepri, Minggu (11/4) mengatakan, dirinya terakhir kali berkomunikasi dengan adiknya ketika ia meminta saya mengurus pembebasan bersyarat.

“Dia meminta saya mengurus pembebasan bersyarat ke RT,RW dan kelurahan sebagai salah satu syarat,” katanya saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara.

Selanjutnya kata Pransiskus, begitu pengurususan persyaratan selesai Pransiscus mengatarkan persyaratan ke Rutan yang berada di daerah tembesi agar persyaratan pembebasan bersyarat bisa di proses.

“Sedikit ada perbincangan antara Pransiscus dengan Sipriyanus, beliau mengatakan bahwasanya berkas ini di proses dan saya akan keluar perkiraan tanggal 29 Maret 2021 atau paling lama tanggal 5 April 2021,” terangnya.

Selanjutnya, sekitar tanggal 10 April 2021 jam 14.00 Wib Pransiscus mendapatkan telpon yang mengaku dari Rutan dan mengabarkan berita duka bahwasannya Sipriyanus meninggal dunia di karenakan sakit lambung dan berada di rumah Sakit Embung Patimah.

Baca Juga :  Sinergitas Berantas Narkoba, BC Kepri Terima Penghargaan dari Polresta Barelang

Mendengarkan berita yang begitu sangat mengagetkan pihak keluarga langsung menghubungi kuasa hukum Natalis Nibenama Z. S.H.

Natalis Nibenama Z. S.H mengatakan ke pada awak media bahwasanya banyak kejanggalan dan keluarga memutuskan mengambil jalur hukum. Dan sekarang sudah sampai proses Autopsi di rumah Sakit Bhayangkara.

Baca Juga :  Kapolresta Barelang Diminta Tegas, Tindak Aktifitas Dugaan Perjudian Di Kampung Aceh Simpang Dam

“Kita harus bersabar dan menunggu proses yang ada, setelah hasil keluar apabila memerlukan tindakan yang lebih kita akan melanjutkan proses yang lebih tinggi,” tambahnya.

Angelinis salah satu tokoh perkumpulan mengatakan kepada pihak keluarga agar berusaha membuat situasi kondusip, Kita harus bersabar dan menghargai proses yang sedang berlangsung.

“Jangan sampai terpancing hal2 yang di luar kendali. Selagi proses ini berjalan ada baiknya keluarga juga memikirkan kedepanya saudara Sipriyanus akan di urus jenazahnya di kebumikan di Batam atau di kembalikan ke kampung agar bisa di persiapkan oleh para dokter yang ada di rumah Sakit Bhyangkara,” ungkapnya.**

(Niko)

Share :

Baca Juga

Berita

Forkopimda Meranti Rapat Anev Penanganan Covid-19 dan Vaksinasi Bersama Kapolda

Berita

Polres Karimun Kesulitan Menangkap Bandar Sabu Asal Malaysia

Berita

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, 55 Personel Polres Siak Jalani Tes Urine Mendadak

Featured

Setelah RSUD Karimun,Kini Jembatan I Dompak Akan Diberi Nama Jembatan HM Sani

Anambas

Bupati Anambas Buka Lomba Pacu Pompong

Advertorial

Kolaborasi Wamen UMKM, BP Batam, dan BRI Wujudkan Ekosistem UMKM Berdaya Saing

Liputan Kriminal

Hari Internasional Melawan Blokade Israel Terhadap Jalur Gaza

Karimun

Pungut biaya Prona, Ketua RT Paya Manggis terancam di penjara
error: Content is protected !!