Dinsos Salurkan Bantuan Banjir

- Jurnalis

Senin, 23 Januari 2017 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Bandung — Enam desa di Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan diterjang banjir pada Ahad (22/1) sore lalu. Banjir berasal dari luapan Sungai Cijangkelok.

Atas musibah tersebut, Dinas Sosial Jawa Barat menyalurkan bantuan senilai Rp 140 juta bagi korban banjir di desa yang terdampak. Anggaran tersebut merupakan alokasi dari APBD 2017.

Kepala Dinsos Jawa Barat Arifin H. Kertasaputra mengatakan, saat ini ia bersama timnya langsung menuju lokasi banjir. Bersama satu truk bantuan dari pemprov yang akan disalurkan.

“Ini saya sedang meluncur ke Kuningan untuk memberikan satu truk bantuan senilai Rp 140 juta untuk korban,” kata Arifin saat dihubungi Republika.co.id, Senin (23/1).

Menurutnya bantuan diprioritaskan pada kebutuhan korban. Seperti sembako, kasur, pakaian, dan obat-obatan serta keperluan keluarga lain yang saat ini sangat dibutuhkan korban.

Bantuan ini dikatakan Arifin, sebagai stok untuk melengkapi bantuan yang juga sudah dikumpulkan melalui Dinsos setempat dan lembaga lainnya.

“Kita juga sebagian sudah ada stok di kabupaten Kuningan tapi kami bawa lagi untuk melengkapi supaya jangan sampai kekurangan,” ujarnya.

Untuk jumlah korban yang terdampak, pihaknya masih berkoordinasi dengan Dinsos setempat. Namun dari laporan tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat Haryadi mengatakan enam desa yang terdampak banjir antara lain Desa Sindangjawa, Cipondok, Sukaharja, Cibingbin, Citenjo, dan Dukuhbadag. Banjir dikatakan Haryadi diakibatkan meluapnya Sungai Cijangkelok akibag hujan deras.

“Meluapnya air sungai Cijangkelok karena diperkirakan ada tanggul yang bocor akibat hujan deras,” kata Haryadi saat dihubungi terpisah.

Meski demikian, Haryadi menyebutkan banjir tidak terlalu lama. Sekitar dua setengah jam banjir sudah surut. Saat ini warga tinggal membersihkan sisa-sisa banjir.

Sumber : Republika.co.id

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Ketua DPD AKPERSI Kepri Kecam Keras Soal Intimidasi Pers di Karimun
Sektor Informal Masih Mendominasi, Wamenaker: Pemuda Perlu Ciptakan Lapangan Kerja Baru
Wakapolda Riau Resmikan Kampung Tangguh Anti Narkoba di Meranti, Desa Banglas Barat Jadi Benteng Pesisir Lawan Peredaran Gelap
Menaker : Pemerintah Perkuat Perlindungan Pekerja melalui Regulasi Pembatasan Alih Daya
Menteri PPPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Usulan Gerbong KRL Khusus Perempuan
Pemerintah Tegaskan Kebijakan Propekerja Lewat Regulasi dan Program Ketenagakerjaan
Wujudkan Tempat Kerja Aman, Kemnaker Gencarkan Pembinaan dan Sertifikasi Ahli K3
Kolaborasi Polisi dan TNI Respon Laporan Warga soal PETI, 12 Rakit Dimusnahkan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:12 WIB

Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Ketua DPD AKPERSI Kepri Kecam Keras Soal Intimidasi Pers di Karimun

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:36 WIB

Sektor Informal Masih Mendominasi, Wamenaker: Pemuda Perlu Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:15 WIB

Wakapolda Riau Resmikan Kampung Tangguh Anti Narkoba di Meranti, Desa Banglas Barat Jadi Benteng Pesisir Lawan Peredaran Gelap

Kamis, 30 April 2026 - 19:02 WIB

Menaker : Pemerintah Perkuat Perlindungan Pekerja melalui Regulasi Pembatasan Alih Daya

Rabu, 29 April 2026 - 22:59 WIB

Menteri PPPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Usulan Gerbong KRL Khusus Perempuan

Berita Terbaru