Tim WFQR Lantamal Tanjungpinang IV Amankan 290 Ton BBM Ilegal Di Pulau Sambu

- Jurnalis

Sabtu, 25 Maret 2017 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Tanjungpinang –Kapal KM.Kawarane-3 yang bermuatan BBM sekitar 290 ton yang diduga Ilegal diamankan Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV Tanjungpinang di Perairan Pulau Sambu Batam Kepulauan Riau Kamis (23/3/2017).

“Kapal KM.Kawarane-3 yang dinahkodai oleh DS bersama tujuh orang ABK merupakan target operasi yang kami duga selama ini sering melakukan kegiatan transaksi BBM ilegal,”kata Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama (Laksma) TNI S Irawan.

“Informasi tersebut kami ketahui setelah selesai menjalankan tugas pengamanan kunjungan Presiden RI ke Batam dan langsung kami kejar serta amankan barang bukti bersama kapal,”terang Irawan Jum’at (24/3).

Kapal berbendera Indonesia dengan bobot GT 265 yang bermuatan 100 ton minyak hitam dan 190 HSD diduga melakukan pelanggaran yakni beberapa ABK tidak dilengkapi dengan surat Perjanjian Kerja Laut (PKL), persetujuan rencana pengoperasian Kapal pada trayek tidak tetap dan tidak teratur angkutan laut dalam negeri yang sudah tidak berlaku,”ujar Irawan.

Lebih jelas Irawan mengatakan,Kapal pengangkut BBM ini sudah di modif dan tidak sesuai lagi dengan manifes,artinya ada surat keterangan perubahan dari kapal penumpang menjadi kapal pengangkut BBM yang kita duga palsu yang seharusnya kapal pengangkut BBM ini jenis MT (Tanker),”terangnya.

“Untuk itu, jika kapal ini dipergunakan untuk mengangkut BBM seharusnya dilengkapi dengan ijin muat BBM berupa sertifikat class yang dikeluarkan oleh biro Klasifikasi Indonesia (BKI),”terang Irawan.

Berdasarkan keterangan yang didapat pihaknya dari nakhoda kapal. Mereka diperintahkan oleh pemilik kapal untuk menunggu kapal Tanker lain dan melaksanakan transfer BBM secara ilegal ditengah laut.

“Jadi kita simpulkan bahwa kejahatan yang mereka lakukan sudah sangat terencana dan sangat mungkin mereka adalah bagian dari sindikat penyelundupan BBM ilegal internasional.

Lantamal IV Tanjungpinang melalui tim WFQR berkomitmen mendukung program Presiden Joko Widodo untuk memberangus penyelundupan dan tindak ilegal lainnya. Untuk itu saya peringatkan kepada para pelaku tindakan kriminal dilaut khusus nya bagi para penyelundup hentikan segala aktifitas yang nyata merugikan perekonomian negara karena kami tidak akan pernah memberikan ruang gerak,”pungkasnya.

KM Kawarane-3 beserta kru kapal saat ini sudah berada di Lantamal IV Tanjungpinang guna proses hukum lebih lanjut.(bp)

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaga Ketahanan Pangan, Polsek Kampar Kiri Pantau Perkembangan Jagung
Hari Mangrove Sedunia, Yayasan Generasi Hijau Beri Penghargaan kepada Kapolda Riau
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
Tim OVER Juara Kapolres Cup Mobile Legends, Siap Wakili Kep. Meranti ke Polda Riau
Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo
Polsek Merbau Dukung Ketahanan Pangan Nasional Cek dan Beri Pakan Kambing
Polda Kepri Amankan Kurir Narkoba Jaringan Internasional di Pulau Buru, Karimun
Polres Meranti Gelar Pemusnahan Barang Bukti Pengungkapan Tindak Pidana Narkotika Jaringan Internasional

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Jaga Ketahanan Pangan, Polsek Kampar Kiri Pantau Perkembangan Jagung

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:00 WIB

Hari Mangrove Sedunia, Yayasan Generasi Hijau Beri Penghargaan kepada Kapolda Riau

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:49 WIB

Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:06 WIB

Tim OVER Juara Kapolres Cup Mobile Legends, Siap Wakili Kep. Meranti ke Polda Riau

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:04 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo

Berita Terbaru