Anggota Dewan Mangkir Saat Ikut Tes Urine Narkoba di Kantor DPRD Kepri

- Jurnalis

Rabu, 15 Juni 2016 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Tanjungpinang– Tes urine untuk mengecek Narkoba, Senin (16/5/2016) tidak hanya dilakukan BNNP Kepri kepada para pejabat dan pegawai di Kantor Pemprov Kepri melainkan juga Kantor DPRD Kepri.

Di Kantor Gubernur Kepri, tes ini diikuti  para kepala dinas sampai pegawai tidak tetap.

Dari data yang dihimpun Tribun Batam, ada sekitar 197 orang yang mengikuti tes urine tersebut.

Sementara di Kantor DPRD Kepri, ada sekitar 100 orang yang dikerahkan untuk mengikuti tes.

Namun, dari 100 orang ini, tidak ada seorang anggota DPRD Kepri yang terlihat hadir mengikuti tes tersebut.

Para pegawai dan staf sajalah yang diarahkan oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) Kepri, Hamidi untuk mengikuti tes urine itu.

“Tidak ada anggota dewan yang mengikuti tes ini. Yang ikut tes hanyalah para pegawai dan staf. Mereka berjumlah sekitar 100 orang,” ungkap Hamidi kepada Tribun, Senin siang.

Hamidi kemudian menjelaskan bahwa anggota DPRD Kepri memang sedang sibuk saat tes urine digelar.

Ada 15 anggota dewan yang menjadi anggota panitia khusus (Pansus) tengah sibuk membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj), 24 anggota dewan sedang ikut pertemuan Badan Anggaran (Banggar) dan 8 anggota fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Golkar.

Saat tes urine digelar, ada beberapa anggota dewan sedang berada di Kantor DPRD Kepri. Mereka adalah Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Ketua Komisi I DPRD Kepri Syukri Fahrial dan Ketua Komisi II DPRD Kepri, Ing. Iskandarsyah.

Jumaga sendiri sempat diwawancarai tentang keterlibatan anggota dewan dalam tes tersebut dan dia hanya menjawab bahwa anggota dewan tidak mengetahui ada tes urine di Kantor DPRD Kepri.

“Anggota Dewan tentu lain. Anggota dewan kan tokoh. Tetapi lebih dari itu, kami tidak tahu kalau ada tes urine,” ungkap Ketua DPRD Kepri.**

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gelar Rangkaian Giat Sosial, Kapolda Kepri Hadiri Syukuran HUT Ke-75 Polairud
Diduga Ada Upaya Penghentian Kasus Perusakan Mangrove dan Batching Plant Ilegal di Meranti, Sumber Klaim Polisi “Sudah Diatur”
Diduga Institusi Polri Kembali “Melawan” Perintah Prabowo, Penyidikan Kasus Santo Cs Rusak Hutan Mangrove di Meranti Diduga Di-SP3 Diam-diam
Masyarakat Keluhkan Buruknya Pelayanan dan Fasilitas Kesehatan Pada RSUP Kepri
Patroli Tengah Malam, Kapolsek Tualang Pimpin Pengecekan Pos Ronda Demi Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif
340 Siswa MAN Insan Cendikia Antusias Ikuti Program Police Goes To School
Sertijab Sejumlah Kepala Desa di Kecamatan Kampar Sekaligus Pelepasan Purna Tugas ASN
Buka Diklat Calon Paskibraka Meranti, Wabup Muzamil : Menjadi Paskibraka adalah Kebanggaan

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 08:04 WIB

Gelar Rangkaian Giat Sosial, Kapolda Kepri Hadiri Syukuran HUT Ke-75 Polairud

Rabu, 26 November 2025 - 11:39 WIB

Diduga Ada Upaya Penghentian Kasus Perusakan Mangrove dan Batching Plant Ilegal di Meranti, Sumber Klaim Polisi “Sudah Diatur”

Selasa, 11 November 2025 - 22:12 WIB

Diduga Institusi Polri Kembali “Melawan” Perintah Prabowo, Penyidikan Kasus Santo Cs Rusak Hutan Mangrove di Meranti Diduga Di-SP3 Diam-diam

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 19:31 WIB

Masyarakat Keluhkan Buruknya Pelayanan dan Fasilitas Kesehatan Pada RSUP Kepri

Minggu, 5 Oktober 2025 - 10:05 WIB

Patroli Tengah Malam, Kapolsek Tualang Pimpin Pengecekan Pos Ronda Demi Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif

Berita Terbaru

Berita

Jelang Nataru 2025, Polsek Tambang Gelar Rakor Pengamanan

Kamis, 4 Des 2025 - 19:36 WIB