Batam miliki alat PCR guna indentifikasi sampel pasien

- Jurnalis

Minggu, 12 April 2020 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam – Proses pemeriksaan sampel swab untuk mengetahui paparan virus corona COVID-19 di Kota Batam, Kepulauan Riau, bisa dilakukan secara akurat dalam dua hari. Proses ini bisa jauh lebih cepat karena tidak perlu lagi mengirim sampel ke Jakarta.

“Paling cepat dua hari dimulai dari ekstraksinya,” kata Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Kelas I Batam, Slamet Mulsiswanto, di Batam, Minggu 12 April 2020.

BTKLPP Batam, mulai hari ini, mengoperasikan alat uji kasus COVID-19 berbasis reaksi rantai polimerase (PCR) sendiri. Alat yang bekerja dengan cara menguji keberadaan genetika virus dalam setiap sampel yang diperiksa itu bantuan dari Pemerintah Singapura.

Baca Juga :  Taufan Zakaria: 2020,Kejari Karimun Siap Membangun Zona Integritas

Hari ini, rencananya BTKLPP menggunakan alat itu memeriksa 24 sampel swab. Termasuk di antaranya adalah milik Wali Kota Tanjungpinang , Syahrul, yang dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Provinsi Raja Ahmad Thabib, Kota Tanjungpinang.

Alat PCR itu dijanjikan akan digunakan untuk memeriksa sampel pasien dari Kota Batam dan kabupaten kota lain di Kepri. Untuk mengoperasikannya, Slamet menjelaskan, BTKLPP mengerahkan delapan orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, menyatakan pemeriksaan diutamakan untuk orang-orang yang pernah melakukan kontak langsung dengan pasien terkonfirmasi positif.

Baca Juga :  Tim Kejati Kepri Berikan Penyuluhan Penanganan Covid-19 di Karimun

“Sampel yang sudah masuk terutama PDP dan OTG yang ‘closed contact’ dengan terkonfirmasi yang akan diperiksa terlebih dulu,” kata dia.

Selain alat atau mesin PCR, Batam juga menerima bantuan 10 ribu A*STAR Fortitude Kit 2.0, Thermal Scanner (4), dan 800 set APD dari Singapura. Juga sebanyak 2.100 liter konsentrat sanitizer (tanpa alkohol) yang nantinya akan dicampur air sehingga menjadi 210 ribu liter sanitizer.

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenaker: Investasi Harus Berdampak Nyata pada Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas
Penambangan Sedimentasi Laut di Karimun: Ancaman Baru bagi Nelayan
Kemnaker-FPPI Jalin Kerja Sama Perluas Akses Kerja bagi Perempuan
Borong Tiga Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi di Tingkat Polda Riau
Wabup Muzamil Apresiasi Dukungan Fraksi, Tiga Ranperda Pemkab Meranti Melaju ke Tahap Pembahasan
Lantik Pejabat Baru, Menaker Minta Berikan Kinerja Terbaik bagi Masyarakat
Kemnaker Apresiasi Putusan MK yang Perkuat Pelindungan Hak Pekerja
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis untuk Perkuat Tata Kelola Daerah

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:05 WIB

Wamenaker: Investasi Harus Berdampak Nyata pada Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:15 WIB

Penambangan Sedimentasi Laut di Karimun: Ancaman Baru bagi Nelayan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:56 WIB

Kemnaker-FPPI Jalin Kerja Sama Perluas Akses Kerja bagi Perempuan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:55 WIB

Borong Tiga Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi di Tingkat Polda Riau

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:47 WIB

Wabup Muzamil Apresiasi Dukungan Fraksi, Tiga Ranperda Pemkab Meranti Melaju ke Tahap Pembahasan

Berita Terbaru