BP Batam Tutup Gudang, Customer PT Persero Batam Resah

- Jurnalis

Rabu, 13 Juli 2016 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Batam – PT Persero Batam mengaku sudah mendapat komplain dari customernya terkait penutupan gudang yang dilakukan oleh BP Batam.

Hal ini diungkapkan oleh Plt Persero Batam, Teuku Afrizam seperti yang dilansir Tribun Batam.

Ia mengatakan saat ini pihaknya pun tengah meminta advokasi mengenai tindakan BP Batam melalui Kadin Batam.

“Untuk masalah gate ini, sebelumnya sudah ada pembicaraan dengan BP Batam sejak Januari lalu. Mengenai penerapan INSW di pelabuhan Batuampar ini. Kemudian kita juga sudah bicarakan jalan keluar dari gudang persero menuju pelabuhan. Tapi belum selesai pelabuhan, tiba-tiba tanggal 30 Juni‎ kami terima surat pagi-pagi, BP Batam minta jam empat sore hari itu harus ditutup,” tutur dia.

BP Batam beralasan penutupan gudang agar arus keluar masuk‎ lebih terkontrol.

Namun di sisi lain, dengan ditutupnya gudang lini 1 yang dijadikan tempat penimbunan sementara (tps) itu mengganggu aktifitas Persero Batam.

“Dengan adanya penutupan tersebut, sangat mengganggu. Nanti kami harus bawa keluar lewat Batuampar, melewati Melcem memutar ke belakang. Jadi kegiatan bongkar muat terganggu waktunya. Padahal waktu kami untuk bongkar muat pun dibatasi sekian jam. Customer resah, kalau terlambat karena rute jauh, otomatis biaya kerugiannya dibebankan ke kami,” tutur Teuku Afrizam.**

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan 1,5 Kilogram Narkoba
Tim Patroli Bea Cukai Amankan 1.250 Kayu Balok Ilegal dari Tanjung Samak Tujuan Batam
Gelar Rangkaian Giat Sosial, Kapolda Kepri Hadiri Syukuran HUT Ke-75 Polairud
Ditsamapta Polda Kepri Tindak Penjual Miras Liar di Batam
Diduga Ada Upaya Penghentian Kasus Perusakan Mangrove dan Batching Plant Ilegal di Meranti, Sumber Klaim Polisi “Sudah Diatur”
Kodim 0316/Batam Bongkar Jaringan Penyelundupan 40 Ton Beras Tujuan Tanjung Balai Karimun
Polda Kepri Gelar Syukuran HUT Ke-80 Korps Brimob Tahun 2025
Diduga Institusi Polri Kembali “Melawan” Perintah Prabowo, Penyidikan Kasus Santo Cs Rusak Hutan Mangrove di Meranti Diduga Di-SP3 Diam-diam

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 15:58 WIB

Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan 1,5 Kilogram Narkoba

Selasa, 2 Desember 2025 - 08:04 WIB

Gelar Rangkaian Giat Sosial, Kapolda Kepri Hadiri Syukuran HUT Ke-75 Polairud

Sabtu, 29 November 2025 - 16:02 WIB

Ditsamapta Polda Kepri Tindak Penjual Miras Liar di Batam

Rabu, 26 November 2025 - 11:39 WIB

Diduga Ada Upaya Penghentian Kasus Perusakan Mangrove dan Batching Plant Ilegal di Meranti, Sumber Klaim Polisi “Sudah Diatur”

Selasa, 25 November 2025 - 12:07 WIB

Kodim 0316/Batam Bongkar Jaringan Penyelundupan 40 Ton Beras Tujuan Tanjung Balai Karimun

Berita Terbaru

Berita

Jelang Nataru 2025, Polsek Tambang Gelar Rakor Pengamanan

Kamis, 4 Des 2025 - 19:36 WIB